HETANEWS

Calon Pengantin Siap Menikah, Si Pria Meninggal Dunia dalam Tabrakan

Anggian Alfianto (Semasa hidupnya) dan calon istrinya Yohana Elisabeth Koamesa

Kupang, hetanews.com - Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Alih alih mempersiapkan hari paling bahagia dalam hidup, pasangan pengantin di Kupang, ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur malah mengalami musibah yang amat pahit.

Bagaimana tidak, tinggal dua hari akan mengucapkan janji sehidup semati dalam  pernikahan Kudus, pasangan pengantin itu malah mengalami kecelakaan maut yang merenggut nyawa.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pasangan pengantin itu, Anggian Alfianto (23) dan Yohana Elisabeth Koamesa (19) akan melangsungkan pernikahan Kudus mereka hari ini (Rabu,30/1/2019).

Namun, hari yang seharusnya disambut dan diwarnai dengan kebahagiaan harus berubah menjadi hari duka penuh tangis dan ratapan karena Anggian, sang pengantin pria harus dikebumikan usai meninggal dunia dalam kecelakaan yang mereka alami pada Minggu (27/1/2019) malam di depan Flobamora Mall Jalan WJ Lalamentik Kecamatan Oebobo Kota Kupang.

Kasat Lantas Polres Kupang Kota Iptu Rocky Junasmi yang dikonfirmasi pada Rabu (30/1/3019) membenarkan kecelakaan yang terjadi di depan Flobamora Mall pada Minggu malam itu.

Iptu Rocky menjelaskan, kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor, yakni Suzuki Satria FU dengan nomor DH 5817 HV dengan Honda Fino bernomor DH 3359 KD itu terjadi pada pukul 22.30 Wita.

Kronologis kejadian, urai Rocky, berawal dari sepeda motor Suzuki Satria FU nomor polisi DH 5817 HV yang dikendarai Syarif (20) yang berboncengan dengan Mas Her (23), keduanya warga RT.07/RW.03, Kelurahan Oepura, Kota Kupang melaju dari arah Oebufu ke arah Flobamora Mall dengan kecepatan tinggi.

Ketika sampai di TKP, sepeda motor tersebut masuk ke jalur yang berlawanan kemudian menabrak sepeda motor Honda Fino bernomor DH 3359 KD yang dikendarai Yohana Elisabeth Koamesa (19) dan calon pengantinnya, Alfian Anggianto (23) yang pada saat itu sedang melaju dari arah Bundaran Gubernur hendak ke arah Oebufu.

Akibatnya kedua sepeda motor dan penumpangnya terpental di badan jalan.

Pengendara dan penumpang Suzuki Satria FU yang merupakan pekerja mebel itu mengalami luka ringan. Syarif, si pengendara mengalami pendarahan pada hidung serta lebam pada mata kanan. Sedang Mas Her, penumpang yang diboncengnya mengalami bengkak pada bibir dan lecet pada wajah.

Sementara itu, Yohana Elisabeth Koamesa, pengendara sepeda motor Honda Fino yang merupakan warga Jalan WJ. Lalamentik RT.32/RW.10, Kelurahan Fatululi, Kota Kupang itu mengalami luka robek pada tumit kaki kanan, terkilir pada bahu dan terkilir pada kaki kiri.

Sedangkan calon suami yang diboncengnya mengalami luka lebam mata kanan, patah kaki kanan, pendarahan pada mulut, hidung dan telinga, muntah darah, tidak sadarkan diri dan meninggal dunia.

Iptu Rocky mengungkapkan, penyebab kecelakaan itu terjadi karena mengemudi sepeda motor Suzuki Satria FU dalam pengaruh alkohol sehingga menyebabkannya kehilangan konsentrasi dan masuk ke jalur yang berlawanan kemudian bertabrakan sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan.  

“Diduga mereka lalai, karena berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kelalaian itu ada pada pengendara sepeda motor Suzuki Satria FU DH 5817 HV, karena mengemudikan kendaraan dalam pengaruh Alkohol sehingga kehilangan kendali” ujar Iptu Rocky.

Ia juga menyayangkan, para pengendara sepeda motor dan penumpangnya tidak mengenakan helm sehingga ada korban yang mengalami pendarahan berat dan meninggal dunia.

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.