HETANEWS

Plank Larangan Parkir Hilang, Begini Tanggapan Pengamat Lingkungan dan Humas Pemko

Pasca hilangnya plank parkir depan Balai Kota Siantar, kini kawsan itu dijadikan lahan parkir. (foto/hza)

Siantar,hetanews.com - Satu minggu sudah plank larangan parkir, di depan gedung Balai Kota Siantar,  hilang yaitu  terhitung sejak Rabu (23/1/2019) hingga  Rabu (30/1/2019).

Pasca hilangnya plank larangan parkir di tepi Jalan Merdeka, Kelurahan Proklamasi, Kecamaran Siantar Barat itu, kini kawasan itu menjadi lapak parkir.

Hal itupun ditanggapi Rokky Marbun, selaku pengamat lingkungan, ketika ditemui hetanews.com, di salah satu warung di Kota Siantar, Rabu (30/1/2019), sekira pukul 16.30 WIB.

Yang pertama, katanya, ada indikasi kecurangan merobah status lahan. Menurut Rokky, hal itu dianggap menjadi potensi menambah income (pendapatan).

"Yang kedua, ada unsur kesengajaan dan diduga mengelabuhi, seakan-akan tidak ada tanda lapangan (parkir) seperti itu," ujarnya. 

Jelas Rokky lagi, kalau tadi tidak ada larangan atau tidak menjadi tempat parkir, mungkin bisa jadi lahan parkir.

Ketika disinggung soal plank larangan parkir di Jalan WR Supratman yang dulunya ada plank larangan parkir dan kini tidak ada dan menjadi lahan parkir, Rokky mengatakan, cara cepat mengambil lahan parkir dengan tidak membuat larangan, serta tidak melanggar larangan dari siapapun dan larangan dari pemerintah.

"Jika tidak ada larangan itu menjadi lahan yang subur," katanya.

Tak hanya itu, dia kembali mengatakan, kalau pemerintah yang membuat plank larangan parkir dan hilang, maka pemerintah juga yang harus mengembalikan plank itu.

Baca juga: Plank Parkir Hilang, Depan Balai Kota Siantar Jadi Lahan Parkir

Sementara itu, Humas Protokol Pemerintah Kota Siantar, Hamam Soleh yang diminta tanggapannya soal lalu lintas dan janji Dishub melakukan pengawasan lalu lintas sampai jam 5 sore. Dan kini plank parkir di depan Kantor Balai Kota hilang, dan Dishub tidak mengetahuinya,  Soleh mengatakan, pihaknya berharap agar semua bersama - sama menjaganya. Karena aturan ditetapkan untuk keteraturan dan kenyamanan kita semua, katanya.

"Terkait dengan hasil rapat, kita tentu berkeyakinan Dishub akan menjalankan tugas - tugasnya dan pastinya akan mengevaluasi pelaksanaan tugasnya," kata Soleh ketika dikonfirmasi via aplikasi WhatsApp (WA), Rabu (30/1/2019).

Disinggung seolah - olah ada dugaan  pembiaran hilangnya plang parkir karena tidak menggantinya, kembali Soleh, mengatakan, "Kadishub (Kadis Perhubungan) pasti lebih tahu kenapa gak segera mereka tindak lanjuti,"pungkasnya.

Penulis: hza. Editor: gun.