HETANEWS

Jokowi Disebut Jadi Orang Terkaya Nomor 18 di Asia, Ini Fakta Sebenarnya!

Jakarta, hetanews.com - Beredar sebuah artikel mengenai Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diberi judul "Real Life Crazy Rich Asians: The 10 Most Interesting (and Richest) Asians of 2019".

Sontak hal tersebut dengan cepat tersebar luas dan jadi bahan perbincangan publik di jejaring media sosial. Banyak yang menanyakan mengenai isi dalam artikel tersebut, dan menyebut bahwa selama ini Jokowi hanya berpura-pura hidup sederhana.

Informasi yang beredar cepat melalui pesan berantai WhatsApp itu juga disalahartikan dan langsung menyimpulkan bahwa Jokowi masuk ke dalam daftar orang paling terkaya di Asia 2018. Menurut informasi yang diterbitkan itu, Jokowi ditempatkan pada urutan ke-18.

Seperti salah satu narasi yang beredar di WhatsApp:

"Daftar orang terkaya di Asia,JOKOWI MILYADER USD NO:18 melampaui kekayaan EKA CIPTA WIJAYA....

Tertipu rakyat semua. ..pura-pura sederhana...."

Dalam pesan berantai ini, turut disertai link portal daring (https://news.education.investing.com/real-life-crazy-rich-asians-most-interesting-2018/18/?ref=next) yang di dalamnya juga membahas tentang Jokowi. Tepat pada nomor atau page 18 dari total 41 page.

"Munculnya artikel tersebut, sekaligus membuat orang berspekulasi bahwa Jokowi berada di urutan ke-18 orang terkaya se-Asia. Namun tidak seperti urutan sebelumnya yang disebutkan berapa jumlah total kekayaan masing-masing," ulas Bentang Febrylian dalam debunk yang diposting di laman grup FB Forum Anti Fitnah, Hasut dan Hoax (FAFHH), Selasa (29/1/2019) sore.

Narasi yang beredar di dalam artikel tersebut, disebutkan bahwa ini menjadi waktu yang tepat untuk menghitung daftar orang paling menarik dan terkaya di Indonesia tahun 2018. "Namun artikel tersebut disalahartikan oleh segelintir orang," ujarnya.

Menurutnya, banyak yang menyalahartikan dan menyebut bahwa Jokowi berada diurutan ke-18 karena total harta kekayaan yang dimilikinya. Padahal jika diartikan lagi, disebutkan bahwa urutan dalam artikel tersebut tidak hanya untuk orang-orang yang memiliki harta kekayaan melainkan daftar orang Asia yang cukup menarik perhatian.

Ia mengatakan, pada nomor/page 18 atau bagian Jokowi juga tidak disebutkan berapa jumlah atau total harta kekayaan yang dimiliki Jokowi. "Padahal jika dibaca lebih lanjut, disebutkan bahwa apa yang terdapat di dalam artikel itu tidak hanya daftar orang terkaya saja melainkan daftar orang yang cukup menarik di Asia," terang Bentang.

Berikut petikan asli dalam artikel Education Investing yang beredar tersebut:

"President of Indonesia

Net Worth: Unknown

Indonesia

Joko Widodo is the current President of Indonesia, elected in July 2014. Widodo, commonly called Jodowi, is the first and only Indonesia president to not come from a military background. He is a self-made millionaire and was originally mayor of his hometown, Surakarta. He then later became the Governor of Jakarta, Indonesia’s Capital. Jodowi is a widely popular President and seeks re-election in the upcoming 2019 elections. Unfortunately, he faces some serious challenges as Indonesia’s government continues to be shaken by corruption scandals.

Back in March, there was an investigation into a major multimillion-dollar fraud and embezzlement charge against one of the country’s high-profile politicians, Setya Novanto. Novanto is well known as one of Joko Widodo’s key political allies. This situation is haunting the president as he has tried to remove himself from the long history of Indonesia’s famously corrupt political system. Regardless, Jodowi remains very popular with his constituents, with the most recent approval ratings at 60%.

Jokowi has a hard road ahead of him as he attempts to balance the demands of Islamic conservatives and more progressive voters. He also is constantly under fire from human rights groups because of his proposal to outlaw gay and extramarital sex and his reluctance to ban childhood marriage. Earlier this year, Mr. Widodo also drew criticism from human rights groups for incarcerating a teen for insulting him on Facebook".

1. Budi dan Michael Hartono: US$ 35 miliar setara Rp 507,5 triliun

2. Susilo Wonowidjoyo: US$ 9,2 miliar setara Rp 133,4 triliun

3. Eka Tjipta Widjaja: US$ 8,6 miliar setara Rp 124,7 triliun

4. Sri Prakash Lohia: US$ 7,5 miliar setara Rp 108,75 triliun

5. Anthoni Salim: US$ 5,3 miliar setara Rp 98,05 triliun

6. Tahir: US$ 4,5 miliar setara Rp 65,2 triliun

7. Chairul Tanjung: US$ 3,5 miliar setara Rp 50,75 triliun

8. Boenjamin Setiawan: US$ 3,2 miliar setara Rp 46,4 triliun

9. Jogi Hendra Atmadja: US$ 3,1 miliar setara Rp 44,9 triliun

10. Prajogo Pangestu: US$ 3 miliar setara Rp 43,5 triliun

11. Low Tuck Kwong: US$ 2,5 miliar setara Rp 36,25 triliun

12. Mochtar Riady: US$ 2,3 miliar setara Rp 33,35 triliun

13. Putera Sampoerna: US$ 1,75 miliar setara Rp 25,4 triliun

14. Peter Sondakh: US$ 1,7 miliar setara 24,65 triliun

15. Martua Sitorus: US$ 1,69 miliar setara Rp 24,5 triliun

16. Garibaldi Thohir: US$ 1,67 miliar setara Rp 24,2 triliun

17. Theodore Rachmat: US$ 1,6 miliar setara 23,2 triliun

18. Kuncoro Wibowo: US$ 1,58 miliar setara Rp 22,9 triliun

19. Alexander Tedja: US$ 1,5 miliar setara Rp 21,75 triliun

20. Husain Djojonegoro: US$ 1,46 miliar setara Rp 21,2 triliun

21. Bachtiar Karim: US$ 1,45 miliar setara Rp 21,03 triliun

22. Murdaya Poo: US$ 1,4 miliar setara Rp 20,3 triliun

23. Eddy Katuari: US$ 1,35 miliar setara Rp 19,6 triliun

24. Djoko Susanto: US$ 1,33 miliar setara Rp 19,3 triliun

25. Sukanto Tanoto: US$ 1,3 miliar setara Rp 18,85 triliun

26. Eddy Kusnadi Sariaatmadja: US$ 1,29 miliar setara Rp 18,71 triliun

27. Ciputra: US$ 1,2 miliar setara Rp 17,4 triliun

28. Ciliandra Fangiono: US$ 1,19 miliar setara Rp 17,26 triliun

29. Husodo Angkosubroto: US$ 1,15 miliar setara Rp 16,68 triliun

30. Harjo Sutanto: US$ 1,1 miliar setara Rp 15,95 triliun

31. Hary Tanoesoedibjo: US$ 980 juta setara Rp 14,21 triliun

32. Sudhamek: US$ 920 juta setara Rp 13,34 triliun

33. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono: US$ 910 juta setara Rp 13,2 triliun

34. Osbert Lyman: US$ 900 juta setara Rp 13,1 triliun

35. Hashim Djojohadikusumo: US$ 850 juta setara Rp 12,33 triliun

36. Sjamsul Nursalim: US$ 810 juta setara Rp 11,75 triliun

37. Kusnan dan Rusdi Kirana: US$ 800 juta setara Rp 11,6 triliun

38. Danny Nugroho: US$ 790 juta setara Rp 11,46 triliun

39. Soegiarto Adikoesoemo: US$ 780 juta setara Rp 11,31 triliun

40. Aksa Mahmud: US$ 775 juta setara Rp 11,24 triliun

41. Irwan Hidayat: US$ 750 juta setara Rp 10,88 triliun

42. Achmad Hamami: US$ 725 juta setara Rp 10,5 triliun

43. Tjokrosaputro Benny: US$ 670 juta setara Rp 9,7 triliun

44. Arini Subianto: US$ 665 juta setara Rp 9,64 triliun

45. Edwin Soeryadjaya: US$ 660 juta setara Rp 9,57 triliun

46. Arifin Panigoro: US$ 655 juta setara Rp 9,5 triliun

47. Sabana Prawirawijaya: US$ 640 juta setara Rp 9,28 triliun

48. Kardja Rahardjo: US$ 625 juta setara Rp 9,06 triliun

49. Kartini Muljadi: US$ 610 juta setara Rp 8,85 triliun

50. Abdul Rasyid: US$ 600 juta setara Rp 8,7 triliun

Melansir dari Detik.com pada 16 Agustus 2018, mereka membuat artikel berjudul: Jumlah Harta Jokowi-Ma'ruf Tak Masuk Daftar 150 Orang Terkaya RI. Disebutkan bahwa Jokowi memiliki harta kekayaan tercatat sebesar Rp 50.248.349.788,-.

Jumlah tersebut sangat jauh jika dibandingkan dengan data yang dikeluarkan oleh Forbes yakni harta orang terkaya nomor 50 Indonesia Abdul Rasyid yang berjumlah Rp8,7 triliun. Jumlah tersebut terlampau sangat jauh apabila dibandingkan dengan total kekayaan yang dimiliki oleh Jokowi.

Bentang menyebutkan, bahwa pesan berantai yang beredar itu masuk dalam kategori False Content atau Disinformasi.

sumber: okezone.com

Editor: sella.