HETANEWS

Final Tragis, Ratu Bulutangkis Dunia Mendadak Terkapar di Senayan

Juara dunia Carolina Marin tumbang di Senayan.

Jakarta, hetanews.com - Juara dunia bulutangkis, Carolina Marin mengalami nasib tragis di Indonesia Masters. Tunggal putri asal Spanyol itu harus merelakan gelar juara melayang.

Penyebabnya, dia diserang hantu cedera di partai paling krusial, yakni final di Istora Senayan, Minggu 27 Januari 2019.

Carolina mendadak terkapar di lapangan ketika pertandingan final Indonesia Masters 2019, baru digelar selama sekira 6 menit. Dia mengerang kesakitan sambil memegang kaki kanannya. Usai menyapu bola lambung menyilang dari Nehwal.

Saina Nehwal yang menjadi lawannya, terkejut dengan kejadian itu, dia tak dapat berbuat apa-apa selain menatapi rekannya itu terkapar di tepi lapangan dari balik net. Saat itu sang juara dunia 2018 masih unggul poin 9-3 dari Nehwal.

Tim medis pun menghampiri Carolina dan memeriksa kondisi kakinya. Pemeriksaan kondisi Carolina berlangsung tak lama, sebab Carolina berdiri kembali dan memilih untuk tetap melanjutkan pertandingan.

Usai melakukan pemanasan, Carolina masuk kembali ke lapangan dan meneruskan pertandingan penting itu. Hebatnya, dalam kondisi terpincang, Carolina masih bisa meraih poin dengan menyerang Nehwal melalui smes keras.

Sayangnya, usai melakukan servis dan menghalau beberapa serangan dari Nehwal, Carolina kembali tumbang di lapangan.

Tim medis dan pelatihnya menghampiri Carolina di lapangan dan membopongnya keluar lapangan. Akhirnya wasit memutuskan pertandingan dihentikan pada menit 10 dengan poin 10-4.

Dengan keputusan itu, otomatis Nehwal berhak mendapatkan gelar juara tunggal putri Indonesia Masters 2019.

"Terkadang terjadi hal-hal seperti ini. Terima kasih atas semua pesan Anda!," tulis Carolina melalui akun media sosialnya, Senin 28 Januari 2019.

sumber: viva.co.id

Editor: sella.