HETANEWS

Bupati Karo: Jangan Membangun Rumah Dekat Jurang

Bupati Karo, Terkelin Brahmana, ketika meninjau ujung jalan Gang HKI, Kelurahan Lau Cimba Kabanjahe yang amblas. (Foto/Charles)

Karo,hetanews.com- Bupati Karo, Terkelin Brahmana, didampingi Kasat Pol PP dan Linmas Hendrik Philemon Tarigan, Camat Kabanjahe, Frans Leonardo Surbakti, Kepling VI, Elias Sijabat dan sejumlah warga, tinjau gorong - gorong dan jalan amblas, Rabu (23/1/2019), di Gang HKI, Kelurahan Lau Cimba, Kecamatan Kabanjahe.

Menurut penuturan Kepling VI, Elias Sijabat, warganya sudah lama mengeluhkan gorong - gorong di jalan Rakoetta Brahmana yang hendak masuk ke Gang HKI, tidak berfungsi lagi. Karena parit gorong - gorong ini sudah tertimbun sampah dan material yang lain. Tak pelak lagi, air hujan yang mengalir melalui gorong-gorong tidak normal, bahkan meluap ke badan jalan, sehingga sering air meluber masuk ke Gang HKI. Hal itu tentunya, sangat merugikan warga setempat, katanya.

Selain itu, kata pensiunan TNI ini, di ujung jalan Gang HKI, persis di depan rumah warga Wariyono,  amblas sekitar 4 kali 15 meter. Parahnya lagi, satu rumah amblas akibat tergerus longsor, ujarnya kepada Bupati Karo.

Agar tidak ada jatuh korban jiwa, kami mengharapkan perhatian Pemkab Karo membantu dan memberikan solusi agar ujung jalan Gang HKI yang amblas ini tidak semakin lebar dan dapat membahayakan warga sekitar, imbuh Sijabat.

Menyahuti keluhan warga yang disampaikan melalui Kepling VI, Bupati Karo menanyakan kepada warga saat mendirikan rumah di sekitar lokasi, apakah ada yang mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Sesuai peraturan daerah, setiap pendirian rumah dan lainnya harus ada IMB terlebih dahulu. “Kalau sudah tahu di sekitar tebing/jurang ini rawan amblas, kenapa mesti dipaksakan mendirikan rumah yang sebenarnya sangat riskan tergerus longsor,”tegasnya.

Untuk itu, Bupati Karo menginstruksikan Kasat Pol PP dan Linmas saling bersinergi dengan lintas instansi, mulai dari Kepling, Lurah, Camat dan dinas terkait agar pro aktif memonitor warga yang hendak membangun rumah di tempat yang sebenarnya sangat tidak layak.

Menyikapi penjelasan Bupati Karo, Kepling dan warga terdiam dan mengatakan tidak ada IMB, serta menerima penjelasan Bupati Karo. Namun demikian, mereka tetap berharap ada solusi konkrit dari Pemkab Karo.

Bupati Karo menyarankan agar warga adakan gotong royong. Timbun lokasi amlas ini dengan tanah dan material batu setelah dindingnya di tembok dengan beronjong. “Pemkab Karo melalui Camat Kabanjahe akan membantu apa yang bisa dibantu untuk penimbunan tanah maupun beronjong. Kita akan fasilitasi, begitu juga Lurah dan Camat harus pro aktif, saling kerjasama dan berkolaborasi,” tegasnya.

Pada intinya, saya serahkan kepada Camat Kabanjahe penyelesaiannya, kordinasikan dengan OPD terkait, seperti Dinas PUPR, Dinas Perkim dan lainnya, begitu pun partisipasi dan peran warga tetap harus ada, sehingga ada rasa tanggungjawab dan memiliki, bukan semata sepihak saja. Oleh sebab itu, Camat kordinasikan, jangan sempat ada korban jiwa akibat jalan amblas ini, sebelum ada penyelesaiannya nanti, ujarnya mengingatkan.

Penulis: charles. Editor: gun.