HETANEWS

Hakim dan Jaksa Sependapat Pria Cabul Dibui 8 Tahun

Jaksa Herman Ronald Mauritz dan terdakwa disidang PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun,hetanews.com- Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Novarina Manurung, Justiar Ronald dan Nasfi Firdaus, sepakat  dengan penuntut umum, Herman Ronald Mauritz Panjaitan.

Menjatuhkan pidana penjara selama 8 tahun dan denda terhadap terdakwa Ismail (30), di PN Simalungun, Rabu (23/1/2019).

Vonis tersebut, sama dengan tuntutan jaksa. Warga Dusun Parit  Binjai, Desa Karang Gading, Kecamatan Secanggang ini, dinyatakan terbukti bersalah, melanggar pasal I ke 66 Jo pasal 81 (2) UU RI No.17/2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No.23/2002 tentang perlindungan anak.

Terdakwa terbukti menyetubuhi saksi korban (SK) Ria (nama samaran ) yang masih berusia 16 tahun. Sesuai fakta, persetubuhan itu sudah dilakukan berulang kali di rumah Ria, di Huta Purba Sinumbah, Nagori Purba, Kecamatan Silimakuta, pada Rabu, 16 Mei 2018, pukul 15.00 WIB, lalu.

Ismail masuk ke rumah saat orangtua saksi korban tidak ada. Dengan bujuk rayunya dan berjanji akan dinikahi, terdakwa berhasil menyetubuhi korban. Mengetahui hubungannya tidak direstui orangtua korban, Ria meninggalkan rumah dan diajak ke rumah terdakwa.

Akibatnya saksi korban sudah tidak perawan lagi dan mengakibatkan malu bagi keluarga, karena ternyata  terdakwa sudah beristri.          

Didampingi pengacara, Antoni Sumihar Purba, terdakwa menyatakan pikir - pikir atas vonis tersebut. Persidangan dibantu panitera, A Manurung, dinyatakan selesai dan ditutup.

Penulis: ay. Editor: gun.