Samosir,hetanews.com- Pasca kedatangan DPRD Samosir melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Pertanian Samosir, beberapa hari lalu,  wartawan kembali mendatangi dinas itu untuk meminta data jumlah Kelompok Tani (Poktan), di seluruh kabupaten itu, Selasa (22/1/2019).

Namun, data tersebut tidak dapat diberikan Sekretaris Dinas Pertanian Samosir, Jhunellis Sinaga, dan beralasan menunggu  salah satu kepala bidangnya.

"Bukan kami mengulur waktu, yang punya data itu bidang PLA dan saat ini sedang tidak ada ditempat. Kami telepon pun, HP-nya tidak aktif, jadi saya tidak dapat memberikan kepada teman - teman media," ujar Jhunelis Sinaga.

Dinas Pertanian Kabupaten Samosir juga belum mengeluarkan rilis nama-nama Poktan calon penerima Alsintan, pengadaan APBN tahun 2018 ini.

Ketika wartawan hendak menemui Kabid PLA (Pengolahan Lahan dan Air), Torris Naibaho, pada sekitar pukul 11.30 WIB, dia  tidak berada ditempat dengan alasan makan siang.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua DPRD Samosir, Jonner Simbolon melakukan sidak ke Kantor Dinas Pertanian Samosir, pada Senin (14/1/2019), lalu,  di Kompleks Perkantoran Parbaba, Pangururan, Samosir.

Dalam melakukan pemeriksaan atas Alsinta (Alat Mesin Pertanian) yang terletak di sekitar dinas itu, Jonner Simbolon melakukan pertemuan empat mata dengan Sekretaris Dinas, Jhunellis Sinaga.

Baca juga: Jonner Simbolon Pertanyakan Belum Dibaginya Alsinta

Pasca pertemuan itu, Jonner Simbolon, menyatakan, itu adalah dana Kementrian Pertanian dan bukan dana DAK, serta penyerahannya pada Desember, namun tanggalnya mereka tidak tau, karena penerima sedang tidak ditempat.

Kemudian pihak penerimanya sudah ada tapi tidak dapat diberikan  oleh sekdis karena dipegang oleh kabidnya yang sedang tugas luar kota.

Saat itu Jonner simbolon  juga sudah minta kepada  Sekdis supaya nama-nama segera diberikan kepada Komisi II DPRD Samosir, supaya tidak menjadi polemik.

Namun jawaban Jhunellis Sinaga saat itu, membuat kesal Jonner Simbolon yaitu ketika dikatakan, semua Alsinta itu akan diberikan kepada kelompok tani pada perayaan Hari Jadi Kabupaten Samosir, pada tanggal 27 Februari 2019 nanti. Sehingga penyerahan bantuan itu dianggap Jonner terlalu lama dan terlambat buat para petani yang sangat membutuhkannya.