HETANEWS

Junaidi Sitanggang: Kapan Aja Kita Dipecat Bisa, Tapi Kalau Engga Ada SKnya Kita Masih Bekerja

Kabag Tapem Pemko Siantar Junaidi Sitanggang.(Foto/Doc Hetanews)

Siantar, hetanews.com - Terkait Surat Keputusan (SK) Walikota Siantar tentang pemecatan Mantan Kadis Pariwisata Fatimah Siregar yang dalam SK tersebut dinyatakan Fatimah Siregar dipecat terhitung sejak 28 Februari 2007 padahal SK pemecatannya keluar pada tanggal 14 Desember 2018.

Hal ini menimbulkan banyak tanda tanya bagi masyarakat, selama 11 Tahun Fatimah menjabat dibeberapa Dinas yakni Sekertaris Dinas Perijinan samasa Walikota Siantar RE Siahaan.

Kemudian Sekertaris Dinas Pemuda, Olahrga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) dan Kadis Disporabudpar Semasa Walikota Hulman Sitorus, dan dikukuhkan oleh Walikota Hefriansya menjadi Dinas Pariwisata, bagaimana segala keputusan yang dikeluarkan Fatimah Siregar selama menjabat 11 Tahun?.

Baca juga: Diberhentikan Sejak 2007, Fatimah Siregar Jadi Kadis Ilegal?

Terkait hal tersebut kemudian hetanews menanyakan hal itu kepada Kabag Tapem Kota Siantar Junaidi Sitanggang, Minggu (20/01/2019), awalnya Junaidi menyebutkan ada dua kemungkinan terjadi kesalahan, Junaidi menyebutkan kemungkinan ada kesalahan di SK tersebut.

"kan adanya dalam point terakhir itu, jika terjadi kesalahan dikemudian hari akan dilakukan perbaikan," katanya.

Baca juga: Pariaman Silaen Pastikan Masa RE Siahaan Dan Hulman Tak Ada Surat Pemecatan Terhadap Fatimah

Ditanya lagi jika ada dua penetapan tanggal di dalam satu SK ditanggal mana yang harus diikuti?, Junaidi menyebutkan jika ASN berpegangan kepada SK saja.

"Bisa saja kapan itu dilakukan, tetapi semenjak SKnya keluar barulah sesuai dengan keluar SK itu, contohnya kayak akulah kan, diangkat jadi ekselon III sudah tiga bulan baru keluar SKnya, makanya nanti gajinya di rappel, kalau kita ASN ini mengikuti SKnya,"jelasnya.

Baca juga: Ada Kelalaian Fatimah Siregar Seharusnya Diberhentikan Tahun 2007

Ditanya lagi berarti semenjak 28 Februari 2007, Fatimah Siregar sudah tidak lagi menjadi ASN, apakah segala keputusan yang dikeluarkan oleh Fatimah Tidak berkekuatan hukum lagi?, lagi-lagi Junaidi berkelit terkait keluarnya SK tersebut.

" Itulah kubilang tadi, kan belum keluar SKnya, begitu keluar SKnya disitulah baru,"jawabnya.

Wartawan kembali menanyakan apakah ada proses pemecetan Fatimah Siregar dari Tahun 2007?, sebab berdasarkan keterangan dari Mantan Kepala BKD Kota Siantar semasa Walikota Hulman Sitorus yakni Pariaman Silaen bahwa tidak ada proses pemecatan Fatimah Siregar, dan pada Tahun 2017 Walikota Hefriansyah mengukuhkan Fatimah sebagai Kadis Pariwisata.

Baca juga: Surat Pemecatan Fatimah Siregar Bisa Dianggap Mal Administrasi Dan Menyebabkan Kerugian Negara

Junaidi kembali mengatakan jika mereka bekerja berdasarkan SK yang dikeluarkan.

"Yah itu tadi, selagi SK belum keluar dia masih bekerja," katanya.

Penulis: tom. Editor: tom.