Binjai, hetanews.com - Dua kubu Organisasi Kepemudaan (OKP) terlibat baku hantam diduga akibat rebutan lahan parkir pasar malam di areal bekas pabrik getah rambung, di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Binjai Selatan, Binjai.

Dua pemuda diduga dari satu OKP yang khas dengan loreng cokelat mengalami luka robek dan bacokan sajam di tubuhnya. Keduanya yakni, Darma (34) alami luka robek di tangan dan punggung.

Sedangkan Khairul alias Irul (Sekjen OKP di Binjai Selatan) kritis, usai sabetan pedang mengenai bagian perut, ususnya terburai dan masih dirawat di RS di Medan, Sabtu (19/1/2019)

Kejadian ini bermula pukul 17.00 WIB, Jumat (18/1/2019), Irul bersama beberapa rekannya memasang tali pembatas parkir arena pasar malam.

Tiba-tiba pukul 17.30 WIB datang seorang diduga Ketua OKP Ranting Rambung Barat masuk ke dalam areal parkir sambil melihat aktifitas. Tanpa tegur sapa, OKP Ranting Barat itu pergi tanpa mengeluarkan sepatah kata.

Pukul 18.00, OKP Ranting Rambung Barat datang lagi mengendarai tiga unit mobil (diperkirakan 20 orang) mendatangi areal parkir. Dua anggota OKP yang sedang menyiapkan lahan parkir didatangi puluhan OKP lain dan langsung membacok Irul dan Darma menggunakan sebilah parang.

Irul dan Darma roboh di lokasi kejadian. Tiga rekan Irul dan Darma melarikan diri karena kalah jumlah. Puluhan pemuda yang mengendarai tiga unit mobil langsung pergi meninggalkan pabrik getah.

Irul saat ditemukan warga dalam kondisi usus sudah terburai, dan berlumur darah. Oleh warga, Irul lekas dilarikan ke RSU Dr Djoelham Binjai, dan Dirujuk ke RS Medan.

Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Wirhan Arif terlihat mengenakan kemeja biru muda di Polres Binjai. Dia membenarkan kasus penganiayaan perebutan lahan parkir. Sedikitnya dua orang anggota malah yang diamankan, yakni, Riki Sitepu (22) dan Iqbal Reza (24) warga jalan Jamin Ginting, Kecamatan Binjai Selatan.

"Lagi diproses. Iya," katanya singkat, membenarkan dua orang telah diamankan.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polres Binjai. Baik korban dan pelaku masih kita lakukan pemeriksaan," ujar Wirhan Arif.

Dua orang ditangkap setelah Polres Binjai menerima laporan dari korban. Polres Binjai langsung melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap terduga pelaku penganiayaan di Pondok Kloneng, Kelurahan Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan.

sumber: tribun medan