HETANEWS

Ini Beberapa Cara yang Harus Dihindarkan agar Tak Menjadi Pelaku Cabul

Christina Oktavia Hasibuan.

Siantar,hetanews.com - Christina Oktavia Hasibuan M. Psi, Psikolog Klinis Anak, di Pusat Tumbang Anak Rumah Shalam, di Jalan Laguboti No. 56D, Kecamatan Siantar Selatan, menyampaikan, prilaku atau perbuatan pencabulan adalah salah satu jenis Kejahatan seksual anak (KSA).

Secara umum, pencabulan adalah tindakan dimana orang dewasa berhubungan layaknya suami-istri terhadap anak di bawah umur.

Pencabulan merupakan suatu bentuk kejahatan yang kejam yang terjadi pada anak, apalagi umumnya pelaku pencabulan adalah seseorang yang dikenal oleh korban.

Christina Oktavia mengatakan, kasus-kasus pencabulan umumnya melibatkan komponen terentan dalam keluarga, yang terjadi dengan berbagai macam latar belakang.

"Dari sisi anak, salah satunya dilatarbelakangi dengan permasalahan ketidakberfungsian sistem keluarga. Seperti kurangnya atau bahkan tidak adanya pengawasan, perhatian, kontrol dan lainnya dari orang tua atau keluarga besar," ujarnya, Jumat (18/1/2019).

Dilain pihak, Christina menjelaskan, dari sisi pelaku ada beberapa penyebab terjadinya pencabulan seperti rendahnya pendidikan.

"Seseorang mudah terpengaruh melakukan sesuatu (kejahatan) tanpa memikirkan akibat perbuatannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia korban cabul berbading lurus dengan tingkat pendidikan dan kecerdasan pelaku. Artinya semakin rendah pendidikan dan kecerdasan seseorang, semakin muda juga usia anak dibawah umur yang menjadi korban pencabulannya (yang sering terjai pada kasus pedofilia)," sebutnya.

Tidak ada kesibukan (pengangguran). Ketika seseorang tidak memiliki kesibukan di dalam kehidupan sehari-harinya, rentan terhadap pikiran yang jenuh.  Pikiran yang jenuh dapat mengarahkan seseorang pada pikiran negatif bahkan mendorong seseorang berperilaku negatif.

Paktor lain yakni, narkoba dan minuman keras. Narkoba dan miras dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, sehingga seseorang melakukan tindakan kejahatan atau asusila.

Terakhir, menonton film porno. Seseorang yang terbiasa menonton film porno bisa menjadi pelaku pencabulan karena memiliki masalah dengan kontrol diri, dorongan seksual, atau dengan imajinasi seksualnya.

"Maka dari itu, kita juga menghimbau masyarakat agar menghindari bebrapa beberapa penyebab terjadinya pencabulan seperti, tidak ada kesibukan (pengangguran), narkoba, minuman keras, dan menonton film porno," himbaunya.

Penulis: hza. Editor: gun.