HETANEWS.COM

Sebelum Kabur, Yewalson Sijabat Sempat Bersihkan Darah Korban, Matikan TV dan Listrik

Yewalson Sijabat (24) saat memperagakan membunuh korbam dengan cara mencekik.

Siantar,hetanews.com- Satuan Reserse Kriminal Polres Simalungun, menggelar reka ulang (rekontruksi) pembunuhan, Elfi Manik (25), guru
pembimbing Ganesha Operation (GO) yang ditemukan tewas, di bendar belakang rumahnya, di Nagori Laras Dua, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Jumat (18/1/2019) siang.

Dalam rekon tersebut, tersangka Yewalson Sijabat (24), warga Kota Sidimpuan, Kabupaten Tapanuli Selatan ini, memperagakan sebanyak 31 adegan yang digelar di Asrama Polisi (Aspol) Jalan Sangnawaluh, Kecamatan Siantar Timur.

Dari adegan yang diperankan tersangka. Ada beberapa adegan yang menyita perhatian.

Yewalson Sijabat (24) mengangkat tubuh korban yang sudah meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Ruzi Gusman yang meminpin jalannya rekontruksi tersebut, mengatakan, Yewalson Sijabat datang dan masuk kerumah korban untuk melakukan pencurian.

"Tersangka masu kerumah korban, korban memergoki pelaku dan berteriak maling. Tersangka langsung mencekik korban hingga tak sadarkan diri," ujarnya.

Terungkap juga pada rekontruksi tersebut, tersangka sempat memastikan korban sudah meninggal dunia atau belum.

Yewalson Sijabat (24)  ketika memparagakan dan meletak tubuh korban diatas irigasi belakang rumah korban.

"Sebelum pelaku membuang korban, pelaku sempat memeriksa korban dan masih bernapas. Pelaku kembali mencekik hingga korban meninggal dunia," ujarnya.

Baca juga: Rekonstruksi Pembunuhan Sadis Guru Ganesha Operation, Tersangka Peragakan 31 Adegan

Selanjutnya, tersangka menggendong korban dan membawa ke irigasi yang mengalir dibelakang rumah korban. Korban pun ditenggelamkan diitigasi dengan menimpa tubuh korban dengan pelepah sawit agar tenggelam.

Yewalson Sijabat (24) ketika memparagakan membuang dan tubuh korban ke irigasi yang berada di belakang rumah korban.

"Usai membang korban ke irigasi, pelaku kembali ke dalam rumah untuk mengambil handphone, emas, dan tas yang berisi uang dan kartu ATM," ungkapnya.

Tak hanya mengambil tas yang berisi  barang berharga korban, tersangka sempat membersihkan dara korbam dilantai dan selanjutnya mematikan TV dan listrik dirumah korban lalu pergi melarikan diri.

Penulis: hza. Editor: gun.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengaktivasi langganan!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengaktivasi langganan!