HETANEWS.COM

Penjual Nasi Merangkap Kurir Sabu Diadili

Terdakwa digiring petugas keluar dari ruang sidang. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Pedagang nasi di Jalan Melanton Siregar, Pematangsiantar, Fairul Zaman Siregar (41) didakwa sebagai kurir sabu 0,18 gram.

Pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (17/1/2019), terdakwa ditangkap di Jalan Asahan depan wisma Humanitas pada Kamis, 16 Agustus 2018 pukul 21.00 WIB. Malam itu, terdakwa sedang berdiri di dekat sepeda motornya menunggu Boy (DPO) yang pamit sebentar menjumpai kawannya. Tiba-tiba anggota polisi mendekati terdakwa dan memerintahkan mengeluarkan isi kantong baju.

             
Dari dalam jok sepeda motornya polisi menemukan bungkus permen berisi paket sabu seberat 0,18 gram. Terdakwa kepada penyidik mengakui kalau sabu adalah milik Boy (DPO). "Saya cuma membonceng Boy dan mendapat upah Rp30 ribu," sebut terdakwa. 
               

Sabu seberat itu menurut terdakwa dibeli Boy dari Jamal (DPO) di Simpang Sekip, Jalan Seram, Kota Siantar dan akan diantar ke pemesan sabu di Jalan Asahan dan tertangkap. 
                  

Jaksa Sari Ramadhani Lubis, SH., menjerat terdakwa dengan Pasal 114 dan Pasal 112 ayat (1) UU RI No.  35 Tahun 2009 tentang narkotika. Dakwaan itu dibenarkan jaksa dan tidak mengajukan eksepsi.
                    

Berhubung saksi belum hadir, majelis hakim diketuai A. Hadi Nasution SH.,MH., didampingi dua hakim anggota Hendrawan, SH., dan Nasfi, SH.,MH., menunda persidangan hingga sepekan. 

Penulis: ay. Editor: anto.