HETANEWS

Wali Kota Tanjungbalai Dorong Percepatan Penyaluran Bansos

Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial, foto bersama warga usai memimpin rapat koordinasi (rakor) pengamanan pelaksanaan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) antara Pemko Tanjungbalai dan Polres, di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Kamis (17/1/2019). (foto/ferry)

Tanjungbalai,hetanews.com- Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial, memimpin rapat koordinasi (rakor) pengamanan pelaksanaan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) antara Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai dan Polres, di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Kamis (17/1/2019).

Rakor yang dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti hasil penandatanganan nota kesepahaman antara Kemensos dengan Kapolri, pada 11 Januari 2019 yang lalu, di Jakarta yang langsung disaksikan para Bupati/Wali Kota, Dinas Sosial dan Kepolisian se Indonesia melalui video conference. 

Wali Kota, M Syahrial, menyampaikan, rakor yang dilaksanakan merupakan perwujudan dukungan Pemko Tanjungbalai bersama Polres Tanjungbalai terhadap kebijakan Pemerintah Pusat dalam menerapkan keuangan inklusif dan harapan kita bersama mendorong percepatan penyaluran Bansos yang nantinya dapat berjalan dengan aman dan didukung oleh semua pihak. 

Dengan rakor ini, diharapkan penyaluran Bansos di Kota Tanjungbalai berjalan dengan baik sesua prinsip 6 Tepat "Tepat Sasaran, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, Tepat Kualitas, Tepat Jenis dan Tepat Cara."

Bantuan yang disalurkan Pemerintah Pusat seperti program Indonesia Pintar, Indonesia Sehat, Keluarga Sejahtera dan Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan wujud Nawacita Presiden RI yakni untuk mewujudkan Peningkatan Kualitas Hidup Manusia Indonesia. 

Untuk Kota Tanjungbalai sendiri Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) periode Nopember s/d Desember 2018 dengan penerima 13.450 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebesar 110.000/bulan, Kartu Indonesia Sehat dengan penerima 67.171 Jiwa, penerima PKH pada 2018 sebanyak 7.964 KPM dan meningkat pada tahun 2019 menjadi 10.013 KPM dengan jumlah yang diterima Rp 1.890.000/Tahun.

Sementara asistensi lansia terlantar 23 KPM dengan bantuan yang diterima Rp. 350.000/tahun untuk tiap KPM, Kelompok Usaha Bersama (KUBE) sebanyak 20 Kelompok, E Warong 15 Kelompok, Rumah Tak Layak Huni (RTLH) sebanyak 7 Kelompok dan Sarana Lingkungan 1 Kelompok dengan bantuan Rp50 juta.

Kita berharap nantinya pada tahun 2019, bantuan yang akan disalurkan Pemerintah Pusat dapat cepat diterima, sehingga segera disalurkan kepada masyarakat Kota Tanjungbalai nantinya, papar Wali Kota, M Syahrial, mengakhiri sambutannya. 

Acara ini dihadiri Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai, Tokoh Masyarakat, Zulkifli Amsar Batubara, Staf Ahli, para Pimpinan OPD, Kadis Sosial, Kordinator PKH Kota Tanjungbalai dan masyarakat calon penerima Bansos Kota Tanjungbalai.

Penulis: ferry. Editor: gun.