Siantar,hetanews.com– Kabarnya, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar mewawancarai Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman (PRKP) Pemko Siantar, Reinward Simanjuntak. 

Reinward yang disinggung mengenai kehadirannya ke gedung Kejari, Selasa (15/1/2019) kemarin, tidak ingin memberitahu hal itu kepada media.

"Ah ngapain harus dikasih tau, apa yang harus diwawancarai, untuk apa pula konsumsi kalian itu. Saya disitu kan duduk - duduk,"katanya.

"Emang wawancara apa? Mewawancarai pembangunan kota gitu, ngapain sampai ke kalian (media) itu," tukas mantan Plt Sekda Kota Siantar ini, Rabu (15/1/2019) siang.

Reinward membantah diwawancarai terkait kasus proyek Smart City, yang saat itu posisinya sebagai Plt Sekretaris Daerah Kota Siantar.

Program Smart City, merupakan proyek Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo). Program itu pernah ditelusuri oleh Kajari Siantar, setahun yang lalu.

"Iya kominfo-nya lah yang bermasalah, bukan saya, jauh - jauh kali kalian berpikir, aduh udalah,"ungkapnya. 

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Intel Kejari, BAS Faomasi Jaya Laia kepada wartawan, mengatakan, ia belum bisa memberi penjelasan dan akan memberi keterangan terkait itu besok.

Diberita sebelumnya, Kajari melakukan wawancara dengan Kadis PRKP Reinward Simanjuntak. Wawancara dilakukan, pada Senin, 14 Januari 2019, lalu.

Kasi Intel Kejari, BAS Faomasi Jaya Laia kepada wartawan, mengatakan, pihaknya belum dapat memberikan informasi banyak terkait hal itu kepada publik, karena masih bersifat rahasia.

“Dibilang pemanggilan juga belum karena ini masih sebatas wawancara aja dulu. Nanti saya umumkan kalau apa , perlu diumumkan. Yang  jelas iya,” ujarnya, Selasa (15/1/2019), lalu.

Kejari Siantar, sambung BAS  saat ini tengah mengumpulkan bahan keterangan (Pulbaket) dan pengumpulan data (Puldata) adanya pengaduan yang masuk ke institusinya.