HETANEWS

3 Tersangka Korupsi Irigasi Cihara Banten Ditahan

Ilustrasi (dok.detikcom)

Serang, hetanews.com - Kejati Banten kembali menahan tiga orang tersangka dugaan tindak pidana korupsi irigasi bendungan Cihara, Lebak senilai Rp 3,5 miliar. Proyek ini, dibangun menggunakan anggaran APBD Banten 2016 di Dinas Sumber Data Air dan Pemukiman.

Kasi Penkum Kejati Banten Holil Hadi saat dikonfirmasi membenarkan penahanan terkait kasus di atas. Masing-masing yang ditahan inisial AGP sebagai direktur konsultan pengawas proyek dan HS sebagai team leader yang ditangkap pada Senin (14/1) dan inisial APK selaku PPK proyek ini di lingkungan Pemprov yang ditahan pada (15/1) kemarin.

Sebelumnya, tim penyidik Kejati juga menahan CS selaku pelaksana proyek irigasi bendungan Cihara pada Sabtu (12/1). Saat ini, keempatnya ditahan di Rutan Serang. 

"Jadi total ada 4, penahanan oleh penyidik selama 20 hari ke depan," kata Holil Hadi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Serang, Banten, Rabu (16/1/2019). 

Ia menambahkan, perkara dugaan korupsi irigasi bendungan Cihara telah merugikan negara sekitar Rp 1,9 miliar. Pembangunan yang dilakukan gagal total atau total loss. Irigasi tidak sesuai spesifikasi sehingga tidak bisa digunakan. Selain itu, material bangunan yang digunakan di bawah standar.

"Ini total loss, kontruksinya tidak benar. Dari hasil pemeriksaan fisik tidak sesuai spesifikasi," ujarnya. 

Tersangka, katanya melangar pasal 2 ayat (1) pasal 3 Jo pasal 18 UU Tipikor.

sumber: detik.com

Editor: sella.