HETANEWS

Sandi, Pemilik 1,84 Gram Sabu Diancam 4 Tahun

Terdakwa disidang PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun,hetanews.com- M Diky Rahmatsyah Pulungan alias Sandi (17), warga Jalan Sriwijaya,  Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar, dituntut 4 tahun, denda Rp 800 juta, subsider 3 bulan penjara. Ancaman hukuman itu, dibacakan jaksa Dedy Chandra Sihombing, di Pengadilan Negeri  (PN) Simalungun, Senin  (14/1/2019).            

Menurut penuntut umum, terdakwa Sandi, sudah terbukti  memiliki 1,84 gram sabu, dan  jaksa mempersalahkannya  dengan pasal 112 (1) UU RI No.35/2009 tentang tanpa hak atau melawan hokum, menguasai narkotika.

Faktanya menurut jaksa, terdakwa ditangkap anggota Polsek Serbelawan, pada Rabu, 3 Oktober 2018, lalu, di areal Perkebunan PT Bridgestone, di Nagori Dolok Kahean, Kacamatan Tapian Dolok, Simalungun.             

Dari dalam lubang karet celana terdakwa, polisi Joko Priono, M Yunus, Andi Siregar dan Anggi Afrianes , menemukan sepaket sabu seberat 1,84 gram. Sabu sebanyak itu, menurut terdakwa, milik temannya, Domu Kristian Saragih (DPO) dan terdakwa menyimpannya setelah mereka beli dari Membot (DPO) seharga Rp 2 juta.

Atas tuntutan teraebut, terdakwa didampingi pengacara, Kencana Tarigan, memohon keringanan hukuman. "Saya mohon agar majelis hakim meringankan hukuman saya, karena saya  menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi, “kata Sandi, di depan majelis hakim.

Untuk mempertimbangkannya  dalam putusan, majelis hakim yang diketuai Novarina Manurung, beranggota, Justiar Ronald dan Nasfi Firdaus, menunda persidangan hingga Senin mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.