HETANEWS

Advokat Sumut Watch Minta Ketua PN Simalungun Tegas Terkait Jadwal Sidang

Daulat Sihombing, SH.,MH. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Daulat Sihombing, SH.,MH., Advokat dari Sumut Watch mengharapkan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Simalungun lebih memperhatikan jadwal persidangan. 

"Pasalnya, kita menjadi terperangkap di sini", kata Daulat ditemui di PN Simalungun, Senin (14/1/2019). 

Lebih lanjut dikatakannya,  pengalaman selama bersidang di PN Simalungun ada hal yang patut diperhatikan ketua PN. Spesifik manajemen pengelolaan persidangan yang cenderung tidak tertata secara teratur.

Panitera pengganti (PP) tidak menjalankan fungsinya untuk interaksi, informasi komunikasi tentang jadwal persidangan. Juga  tidak ada kejelasan tentang alokasi waktu persidangan. Berbeda dengan PN Siantar, dimana para panitera pengganti aktif menghubungi pihak yang berperkara. Inilah yang patut ditiru PP di PN Simalungun.

"Seyogianya persidangan dijadwalkan jam 10 tapi sampai siang belum bersidang juga, sehingga habis waktu untuk menunggu. Ketika lapor dengan paniteranya mengatakan, hakim belum datang dan di jam 12 jam istirahat, sehingga tidak ada kepastian kapan persidangan dimulai," ungkap Daulat.

"Tidak adanya  koordinasi tentang persidangan tersebut membuat kita terperangkap disini dan habis waktu. Kami dijadwalkan acara mediasi pukul 10.00 WIB, tapi hingga pukul 13.00 WIB, agenda persidangan itu belum terlaksana hingga menunggu lah sambil duduk di ruang tunggu," tukasnya. 

Untuk itu, Daulat mohon atensi dari ketua pengadilan agar segera membenahi sistem peradilan sesuai jadwal. Karena hal ini hanya masalah teknis, dan tidak sulit diatur. Dalam satu waktu tertentu, ada salah satu pihak yang belum hadir. Sedangkan di lain sisi, pihak sudah hadir malah hakim belum hadir.

Seharusnya hakim tegas setelah menetapkan jadwal sidang. Misalnya hakim dapat mempertegas dengan pihak-pihak. "Jika jam sekian tidak hadir, maka para pihak dianggap tidak menggunakan haknya," pungkasnya.

Penulis: ay. Editor: anto.