Fri 22 Mar 2019
Menyambut HUT Hetanews.com ke 5, kami membuka peluang terhadap jurnalis-jurnalis muda (usia 21-31) untuk bergabung dengan kami di seluruh wilayah Sumatra Utara (Sumut).
Kirim lamaran dan CV ke alamat Redaksi di Jalan Narumonda Atas No 47, Pematangsiantar-21124, Tel (0622-5893825) HP: 082167489093 (Reni)/ 082274362246 (Tommy Simanjuntak) atau Email: redaksihetanews@gmail.com. Pengumuman ini berlaku dari 7 Maret sampai 7 April 2019. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

12 PNS Pemko Siantar Diberhentikan, 6 PNS Masih Dapat Gaji Pensiun

Zainal Siahaan saat diwawancarai awak media, di ruang data, Balai Kota Siantar usai pelantikan sejumlah pejabat eselon III dan IV, Jumat (11/1/2018) sore. (foto/gee)

Siantar,hetanews.com- Pemko Siantar melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD), memberhentikan 12 PNS di lingkungan Pemko Siantar. Dari ke-12 PNS, 6 diantaranya diberhentikan secara tidak hormat dan 6 lainnya diberhentikan secara hormat.

Hal itu disampaikan Kepala BKD Siantar, Zainal Siahaan, ditemui selesai acara pelantikan pejabat Eselon III dan IV, di ruang data, Balaikota Siantar, Jumat (11/1/2019) sore.

"Yang diberhentikan dengan hormat dapat hak pensiun. Pemecatan secara hormat mereka itu, alasannya bermacam - macam, ada yang kerja di luar negeri, makanya ga masuk kerja. Kalau pemecatan tidak hormat itu masalah hukum,"jelas Zainal.

Ia menjelaskan, 6 PNS yang diberhentikan secara tidak hormat yang dijatuhi hukuman berdasarkan keputusan pengadilan berkekuatan tetap (terpidana/korupsi) sesuai dengan SKB 3 Menteri.

Ke 6 orang tersebut tidak akan menerima gaji pensiun. Sementara PNS yang diberhentikan dengan hormat masih menerima gaji pensiun. Pemberhentian tersebut sesuai dengan SK Wali Kota tertanggal 14 Desember 2018. 

Baca juga: 10 PNS Terpidana Korupsi, 6 Orang Dipecat Tidak Hormat

Kepada sejumlah awak media, Zainal tidak membeberkan nama ke -12 PNS yang diberhentikan secara hormat dan tidak hormat itu. "Gak usalah, media kan pasti lebih tau itu," pungkas Zainal.

Penyebab diberhentikan secara tidak hormat, kata Zainal, ada oknum PNS yang bekerja diluar negeri, dan PNS yang tidak masuk kerja. Sementara yang diberhentikan secara tidak hormat, terjerat kasus hukum sesuai dengan SKB 3 Menteri.

Disinggung apakah ketidak hadiran PNS menjadi salah satu acuan untuk pemecatan, Zainal enggan memberikan penjelasan. "Gak itu saja alasanya (ketidak hadiran) misalnya, ada PNS, dokter, yang memilih kerja di luar negeri," ungkapnya.

Informasi yang dihimpun sebelumnya, 6 PNS yang dipecat tidak hormat ialah BTL (Inspektorat), FS (Kadispora) EN (Bappeda), FES, JAG  dan JM (Dinas Koperasi). Sementara PNS yang dipecat dengan hormat S (PNS di Dishub), AKS  (Dinkes), AES, JP (DPMPTSP), JL (Disdik) dan ILS (Dinas Tarukim).

Penulis: gee. Editor: gun.