Fri 18 Jan 2019

Mangindar Simbolon Kritik Distan Samosir Belum Salurkan Handtraktor

Jhunellis Sinaga, Sekretaris Dinas Pertanian Samosir. (foto/stm)

Samosir,hetanews.com- Mantan Bupati Samosir dua periode, Mangindar Simbolon, menyampaikan kritiknya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir, khususnya Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Samosir yang sampai saat ini, belum menyalurkan 38 traktor dan 13 cultivator yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN, 2018 lalu.

Menurutnya, penyaluran itu seharusnya sudah dilakukan, pada tahun 2018 lalu, sebelum memasuki tahun 2019 yang merupakan tahun politik, sehingga dapat menimbulkan dugaan negatif  kepada pihak Pemkab Samosir.

"Bila penyaluran ini memang belum dilakukan sampai saat ini, patut diduga ada unsur politik  didalamnya, apalagi Bupati kita, ketika Pilkada yang lalu, hanya didukung satu parpol tertentu saja," ujarnya kepada media, pada Senin (10/1/2019), di Palito Kafe Pangururan.

Handtraktor yang akan dibagikan bulan depan, kepada kelompok tani. (foto/stm)

Mangindar Simbolon yang saat ini kembali maju di agenda poltik sebagai calon legislatif Sumatera Utara, meminta Bupati Samosir untuk segera menuntaskan persoalan ini, sehingga tidak ada tendensi negative, bahwa alat-alat pertanian ini akan diberikan kepada para kelompok tani pendukung partai tertentu saja.

"Bupati Samosir harus segera menuntaskan pembagian alat-alat pertanian ini, supaya tidak menimbulkan tendensi negatif, bahwa alat-alat pertanian ini akan diberikan kepada para kelompok tani pendukung parpol tertentu saja. Apalagi nama-nama kelompok tani calon penerimanya pun belum dirilis ke publik, sehingga menimbulkan kecurigaan. Anehnya, kenapa handtraktor dari pengadaan tahun yang sama sebagian sudah dapat dibagi tahun 2018 lalu oleh Polres Samosir,"tanya Mangindar.

Baca juga: Distan Samosir Belum Salurkan Alsinta pada Poktan, Ada Apa?

Sebelumnya, keheranan ini juga disampaikan Ketua LSM Lingkari Samosir, Jamontang Simarmata, melalui rilisnya kepada awak media, pada Kamis (10/1/2019).

"Kami sebagai LSM dan warga Samosir merasa heran, kenapa handtraktor dan cultivator yang merupakan pengadaan 2018 dari APBN, belum juga dibagi, padahal sekarang sudah tahun 2019? Apalagi tahun ini, adalah tahun politik. Dimana 17 April 2019 adalah Pemilu. Apakah handtraktor dan cultivator ini akan diarahkan kepada para petani yang  mendukung partai penguasa di kabupaten ini?,"tanya Jamontang Simarmata heran.

Ketika hal ini dikofirmasi kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Samosir, di ruang kerjanya, melalui Sekretaris Dinas, Jhunellis Sinaga, dengan tegas membantah tudingan tersebut.

"Itu hoax semua, itu tidak benar. Sah-sah saja bila orang menduga apa saja, tapi belum tentu itu benar,”tandasnya.

Penulis: stm. Editor: gun.