HETANEWS

Vanessa Angel Terima Rp80 Juta, Mahasiswa Asahan Ini Terima Rp8 Juta untuk 'Honor' Tutup Kasus, Aktivis: Beda Nol Saja

Kakan Kemenag Asahan, Drs H Hayatsyah M A (tengah). (foto/istimewa)

Asahan,hetanews.com- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Asahan, Drs. Hayatsyah, didampingi beberapa pengurus dari Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Asahan, mendatangi Mapolres Asahan, pada Kamis (10/1/2019) siang, sekira pukul 11.30 WIB.

Kedatangan Hayatsyah untuk menambah, serta menguatkan keterangan terkait laporan polisi yang dilakukan oleh Ketua dan Bendahara IGRA Asahan. 

"Saya hadir kesini (Mapolres Asahan, red) untuk 'mensupport' rekan-rekan di IGRA, serta memberi keterangan tambahan yang diperlukan penyidik. Dan isu yang berkembang, bahwa ada upaya tutup kasus yang dilakukan rekan-rekan di IGRA terhadap MUD, terkait akan diadakannya demo (unjuk rasa, red) oleh lima lembaga yang dikomandoi oleh MUD. Disini saya jelaskan, bahwa isu itu kurang tepat, “jelas Hayatsyah ketika ditemui hetanews.com.

Baca juga: Dugaan Pemerasan dan OTT Aktivis Mahasiwa, PMII Asahan - Tanjungbalai Angkat Bicara

Baca juga: Terlibat Suap, Aktivis Asahan ini di Amankan Satintel dari Cafe

Ketika disinggung terkait kasus apa yang akan diangkat oleh MUD, Hayatsyah mengatakan, bahwa instansinya menerima surat yang mengatasnamakan 5 lembaga, perihal mempertanyakan kutipan dana manasik haji yang dibebankan kepada murid, yaitu, sebesar 20 ribu/siswa. 

"Ada 5 lembaga yang 'dikomandoi' MUD, dan tujuannya mempertanyakan dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh rekan-rekan di IGRA, dan sudah kami jelaskan, bahwa itu semua sesuai dengan rapat yang melibatkan orang tua dan wali murid,"tambah Hayatsyah. 

Perlu diketahui juga, bahwa MUD sampai saat ini masih diperiksa intensif dan besar kumungkinan akan dilakukan penahanan untuk 20 hari kedepan, dan barang bukti yang ikut diamankan, yakni, 2 Unit HP merek VIVO warna hitam dan Samsung lipat warna putih, dompet, tas sandang beserta uang cash senilai 8 juta rupiah, berikut sepeda motor milik terduga.  

Penulis: rendi. Editor: gun.