Mon 18 Feb 2019

Distan Samosir Belum Salurkan Alsinta pada Poktan, Ada Apa?

Sekretaris Dinas, Jhunellis Sinaga saat memperlihatkan Alsinta yang belum dibagikan. (foto/stm)

Samosir, hetanews.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir, pada tahun 2018 lalu, berhasil mendapatkan kucuran 38 unit handtraktor serta cultivator sebanyak 13 unit yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN 2018.

Sejumlah handtraktor itu akan diberikan kepada para petani melalui kelompok tani (Poktan), di seluruh wilayah Kabupaten Samosir.

Namun, sampai kini, seluruh handtraktor tersebut belum disalurkan. padahal sudah memasuki tahun 2019, yang merupakan tahun politik.

Keheranan ini disampaikan Ketua LSM Lingkari Samosir, Jamontang Simarmata melalui rilisnya kepada wartawan, pada Kamis (10/1/2019).

"Kami sebagai LSM dan warga Samosir, merasa heran, kenapa handtraktor dan cultivator yang merupakan pengadaan 2018 dari APBN, belum juga dibagi, padahal sekarang sudah tahun 2019? Apalagi tahun ini adalah tahun politik, dimana 17 April 2019 adalah Pemilu. Apakah handtraktor dan cultivator ini akan diarahkan kepada para petani yang  mendukung partai penguasa, di kabupaten ini?,"tanya Jamontang Simarmata heran.

Menyikapi ini, LSM Lingkari akan melakukan investigasi terkait dugaan, apakah ada unsur gratifikasi politik terkait pembagian alat-alat pertanian ini kepada para kelompok tani.

Ketika hal ini dikofirmasi kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Samosir melalui Sekretaris Dinas, Jhunellis Sinaga, dengan tegas membantah tudingan tersebut.

"Itu hoax semua, itu tidak benar. Sah-sah saja bila orang menduga apa saja, tapi belum tentu itu benar. Kenapa itu belum diberikan, karena barangnya saja baru datang bulan Desember 2018 lalu. Rencananya akan dibagi bulan February tapi tanggalnya belum dapat dipastikan, apalagi saat ini kepala dinas kami akan segera pensiun bulan February ini. Sehingga beliau sibuk mempersiapkan pensiunnya," ujar Jhunellis Sinaga kepada hetanews.com, Kamis (10/1/2019) ketika disambangi ke Kantor Dinas Pertanian, di Parbaba Samosir.

Ketika media ini meminta daftar nama penerima bantuan  tersebut, Jhunellis Sinaga sebagai Sekretaris Dinas, mengaku tidak dapat memberikannya, karena Kepala Bidang Pengolahan Lahan dan Air (PLA) yang menanganinya tidak di tempat, saat jam kerja.

Jhunellis Sinaga sempat membawa wartawan ke ruang bidang PLA yang menanganinya dan menanyakan kepada staf yang hadir di sana, namun para staf mengaku belum menerimanya.

"Kami belum menerima nama-nama kelompok tani, calon penerima alat-alat sistem pertanian (Alsinta) tersebut untuk disusun dari kepala bidang,"ujar staf  PLA, Anita Siregar.

Penulis: stm. Editor: gun.