Wed 24 Apr 2019

Bappeda Sergai Diminta Jangan "Ceroboh" Soal Rekomendasi Galian C

Kru hetanews.com saat di kantor Bappeda Sergai. (foto/dmk

Sergai,hetanews.com- Warga Sipispis meminta kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) agar tidak "ceroboh" alias "asal - asal" memberikan rekomendasi untuk pengurusan izin Galian C, walaupun Sipispis termasuk wilayah pertambangan. 

Karena Sungai di Sipispis, dinilai sudah tidak potensial lagi untuk dieksplorasi, dan Daerah Aliran Sungai (DAS) sudah banyak yang rusak pasca pertambangan Galian C (Tangkahan Batu) yang setelah selesai pertambangan,  dibiarkan begitu saja tanpa adanya reklamasi sesuai aturan Undang - undang.

"Sipispis inikan kawasan perkebunan. Sungai sebagai resapan air harus kita jaga kelestariannya untuk anak cucu kita. Lihat saja bebatuan sudah tipis dan sudah hampir tidak ada lagi, apakah mau dihabiskan alam ini? " ucap Sinaga, warga Sipispis kepada wartawan, Kamis (10/1/2019).

Beberapa warga juga memberitahukan DAS yang rusak setelah dilakukan pertambangan. 

"Coba lihat di sepanjang alur sungai banyak yang "hancur" dan "rusak parah", setelah dibeko, semua ditinggal begitu saja, mana ada yang direklamasi,"terang warga lainnya. 

Sementara itu, Bappeda Sergai, melalui Junaedi, Kabid Perencanaan Pembangunan Sarana dan Prasarana, kepada hetanews.com, di ruang kerjanya, Rabu (9/1/2019) mengatakan, sungai Sipispis tidak berpotensi lagi untuk dieksplorasi. "Memang kalau dari segi keadaannya enggak potensi lagi, bagaimana mau diambilnya,"ucapnya.

Ketika disinggung soal reklamasi, ia membenarkan pengelola pertambangan wajib melakukan reklamasi pasca pertambangan. "Itu (reklamasi) urusan orang lingkungan hidup,"katanya. 

Junaedi juga berjanji akan melakukan pertimbangan dan mengkoordinasikannya kepada Dinas Perizinan.

"Mungkin besok atau Jumat (koordinasi),"tuturnya kembali.

Terpisah, Kamis (10/1/2019), warga menyampaikan agar Pemerintah Daerah mendengarkan keluhan masyarakat. "Marilah kita sama - sama menjaga sumber daya alam. Jangan kami masyarakat saja yang peduli, Pemerintah Daerah juga harus peduli, Semoga Bupati mendengarkannya,"harap warga. 

Penulis: dmk. Editor: gun.