HETANEWS

Dugaan Pemerasan dan OTT Aktivis Mahasiwa, PMII Asahan - Tanjungbalai Angkat Bicara

Diduga pelaku suap dan sepeda motor yang diamankan Polisi. (foto/rendi)

Asahan,hetanews.com- Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Asahan - Tanjungbalai mengadakan konferensi pers terbatas, di sekretariat PC PMII, Jalan Marah Rusli, Kelurahan Selawat, Kecamatan Kota Kisaran Timur, pada Kamis (10/1/2019) siang, sekira pukul 13.50 WIB. 

Temu pers tersebut, dihadiri Ketua Umum, Adlin Panjaitan didampingi Sekretaris Umum, Rudi Warsito Saragih dan Ketua Kopri, Ade Sartika beserta unsur Badan Pengurus Harian (BPH) lainnya. 

"Terima kasih kepada rekan-rekan media yang berkenan hadir disini. Berdasarkan informasi yang berkembang, bahwa ada seorang oknum mahasiswa yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT, red) terkait dugaan pemerasan. Saya selaku ketua PMII sudah mendengar, bahwa benar oknum mahasiswa tersebut, merupakan pengurus PMII, yang saat ini menjabat sebagai Bendahara Umum Cabang, namun perlu digaris bawahi, bahwa secara lembaga PMII, tidak ada agenda untuk giat unjuk rasa. Dan setelah kita cek, ternyata dia (MUD, red) bergerak menggunakan organisasi di luar PMII. Artinya bukan dengan payung PMII, ia bergerak, namun lebih ke 'single' (sendirian, red),”papar Adlin. 

Dia juga menegaskan akan melakukan pembinaan dan melakukan evaluasi menyeluruh kepada suluruh Pengurus Cabang dan Komisariat PMII, serta kader maupun anggota.

Baca juga: Terlibat Suap, Aktivis Asahan ini di Amankan Satintel dari Cafe

"Apabila salah seorang kader berurusan dengan hokum, maka kami tidak akan mengintervensi (ikut campur, red) dan kami juga bukan organisasi yang kebal hukum, “tambah Adlin. 

Lanjutnya, PMII berharap kepada Kapolres Asahan agar mengedepankan persoalan ini dengan cara kekeluargaan. "Kami menganggap, mahasiswa tersebut baru semester awal, tentu itu masih sangatlah panjang dan dengan kejadian seperti ini, pasti sudah membuat efek jera,”tutup Adlin mengakhiri. 

Untuk diketahui bahwa, oknum mahasiswa kelahiran 18 Juni 1997 tersebut, saat ini tercatat sebagai mahasiswa semester awal, di Fakultas Hukum Universitas Asahan (UNA) dan sebelumnya juga sempat aktif sebagai mahasiswa, di Institut Agama Islam Dasar Umum (IAIDU) Asahan.  

Penulis: rendi. Editor: gun.