Sat 23 Mar 2019
Menyambut HUT Hetanews.com ke 5, kami membuka peluang terhadap jurnalis-jurnalis muda (usia 21-31) untuk bergabung dengan kami di seluruh wilayah Sumatra Utara (Sumut).
Kirim lamaran dan CV ke alamat Redaksi di Jalan Narumonda Atas No 47, Pematangsiantar-21124, Tel (0622-5893825) HP: 082167489093 (Reni)/ 082274362246 (Tommy Simanjuntak) atau Email: redaksihetanews@gmail.com. Pengumuman ini berlaku dari 7 Maret sampai 7 April 2019. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Peroyek Pembangunan Jalan Alternatif Pasar Induk Pakpak Bharat, PPTK Terkesan Tertutup

Proyek pembangunan jalan alternatif Pasar Kelohi Pakpak Bharat yang dipertanyakan masyarakat. (Foto/Janiper)

Pakpak Bharat,hetanews.com- Terkait proyek pembangunan jalan Pasar Kelohi, Ekwin Tarigan selaku Pejabat Pelaksana Tehnis Kegiatan (PPTK) terkesan tertutup.

Dia mengaku tidak mengetahui terkait pekerjaan tersebut, saat dikonfirmasi Hetanews.com, di gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Penataan Ruang (PUPR) Pakpak Bharat, Kamis (10/1/2019).

"Saya tidak tahu masalah di lapangan bang, saya hanya mengurus admistrasi saja. Kalau mau tau terang benderang, silahkan konfirmasinya langsung kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), karena saya takut, nanti tidak sesuai fakta, apa yang saya bilang dengan sebenarnya,"katanya. 

Baca juga: Proyek Pembangunan Jalan Alternatif Pasar Induk Pakpak Bharat Dipertanyakan

Disinggung terkait progress kegiatan tersebut, dia menjelaskan, bahwasanya kegiatan tersebut sudah selesai seratus persen.

"Sudah selesai seratus persen bang, dan dananya sudah dicairkan sebanyak 95 % dan kita tahan lagi sebanyak 5 % untuk dana perawatannya,”tambahnya.

Pemberitaan sebelumnya, pembangunan jalan alternatif menuju Pasar Kelohi TA. 2018 sumber dana APBD Pakpak Bharat, di  PUPR Pakpak Bharat tersebut, dipertanyakan kalangan masyarakat.

Pekerjaan dengan nilai pagu Rp 1.3 Milyar diketahui dari Unit Layanan Pengadaan  (ULP) Pakpak Bharat, yang dimenangkan oleh CV Ari Wira dengan nilai penawaran Rp 1.288.700.000.

Proyek itu ada beberapa aitem, seperti pembukaan jalan, pengerasan dan pembuatan parit.

Salah satu pemerhati pembangunan Pakpak Bharat, D Tumamgger, Rabu (9/1/2019), mengatakan, pembangunan tersebut wajar menjadi perbincangan masyarakat.

Penulis: jb. Editor: gun.