HETANEWS

Tanah Wartawan Binjai Diserobot Tetangga

Kedua belah pihak menyepakati berdamai beberapa waktu lalu. (foto/jufri)

Binjai,hetanews.com- Permasalahan sengketa tanah, antara Rizki Anindra Goci, warga Jalan Imam Bonjol, Gang Balai, Lingkungan III, Kelurahan Setia, Binjai Kota, dengan Roslaini, warga Jalan Bukit Tinggi, Lingkungan I, Kelurahan Rambungtimur, Binjai Selatan, kembali berlanjut.

Kali ini, Roslaini berbuat ulah. Dia mengangkangi akta perdamaian yang telah dibuat kedua belah pihak yang sebelumnya disaksikan perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Binjai, dengan menyerobot kembali tanah milik Goci.

Dalam akta perdamaian yang ditandatangani kedua belah pihak, disebutkan, mereka sepakat berdamai, terkait tanah seluas 209 meter per segi yang terletak di Jalan Bukit Tinggi, Lingkungan I, Kelurahan Rambung Timur, Binjai Selatan.

 "Akta perdamaian dibuat pada tanggal 12 April 2018 di Kantor BPN Binjai, Jalan Samanhudi, Binjai Kota. Namun belakangan, Roslaini tidak mematuhi akta perdamaian," jelas Goci, Rabu (9/1/2019)
 
Menurut pria yang berprofesi Wartawan tersebut, pihak kedua setuju mendapat tanah seluas 82 meter per segi dari 209 meter per segi.

Wartawan dan Goci saat menyambangi kantor BPN Binjai memberitahukan perbuatan tetangga. (foto/jufri)
 

Kedua belah pihak sepakat melakukan perdamaian dan mengakhiri sengketa, kesalahpahaman serta permasalahan hukum yang timbul, diantara para pihak dengan tuntas dan sempurna yang dituangkan ke dalam akta perdamaian.
 
"Tanah ini punya saya. Sudah SHM. Tapi entah bagaimana, pihak kedua tidak setuju. Padahal pihak kedua sudah menandatangani akta perdamaian ini,"ujar dia.

Disebut tidak patuh, kata Goci, pihak kedua menyerobot lagi tanahnya dari seluas 127 meter per segi.‎ Goci menambahkan, tanah miliknya sudah Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 438. 

 "Akta perdamaian di Kantor BPN Binjai disaksikan Oloan Pasaribu SH MKN, Syafrida Ayulita, Syaiful Achyar yang mediator Elsaria Tarigan," tandasnya.
 
Menanggapi hal ini, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Binjai, Nur Khadijah Lubis akan memanggil kedua belah pihak. Baik pihak pertama dan pihak kedua.

Tujuannya, untuk mendengarkan keterangan mereka. "Ini sudah berdamai, sudah dimediasi. Kenapa gitu lagi. Nanti kita undang semuanya," pungkasnya.

Penulis: jufri. Editor: gun.