Fri 22 Mar 2019
Menyambut HUT Hetanews.com ke 5, kami membuka peluang terhadap jurnalis-jurnalis muda (usia 21-31) untuk bergabung dengan kami di seluruh wilayah Sumatra Utara (Sumut).
Kirim lamaran dan CV ke alamat Redaksi di Jalan Narumonda Atas No 47, Pematangsiantar-21124, Tel (0622-5893825) HP: 082167489093 (Reni)/ 082274362246 (Tommy Simanjuntak) atau Email: redaksihetanews@gmail.com. Pengumuman ini berlaku dari 7 Maret sampai 7 April 2019. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Penjual Sabu Sempat Ngaku Pengguna, Dituntut 6 Tahun Bui

Terdakwa dan saksi pada persidangan sebelum tuntutan PN Simalungun. (foto/ ay)

Simalungun,hetanews.com- Sabam Lumbantobing, warga Huta II Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Jawa, penjual sabu, yang sempat mengaku hanya sebagai pengguna. Polisi menyita 5 paket sabu seberat 4,32 gram dan timbangan digital.

Hal itu terungkap dalam persidangan sebelumnya. Lalu jaksa Juna Karo Karo, meminta agar majelis hakim,  menjatuhkan pidana selama 6 tahun denda Rp.800 juta subsider 3 bulan.

Demikian surat tuntutan yang dibacakan dalam persidangan, Rabu (9/1/2019).

"Saya akan menggunakan sabu itu pak, sebagai stok," kata terdakwa yang juga memiliki timbangan dan plastik klip yang cukup banyak.

Sabam ditangkap di rumahnya, pada Selasa, 4 September 2018, pukul 18.00 WIB oleh Polsek Tanah Jawa, Ebenezer Panjaitan dkk. Saat digrebek di rumahnya, polisi juga mengamankan terdakwa Lamsihar Pakapahan (didakwa terpisah), yang mengaku membeli sabu seharga Rp.150 ribu dari terdakwa.

Dari rumah terdakwa, polisi menyita sabu dari atas meja dapur, dari atas meja ruang tengah, dari atas meja ruang tamu, timbangan digital, 5 klip sabu dan uang Rp 205 ribu. Terdakwa dipersalahkan jaksa melanggar pasal 112 (1) UU RI No.35/2009 tentang narkotika.

Atas tuntutan jaksa tersebut, terdakwa didampingi pengacara Kencana Tarigan, meminta agar majelis hakim meringankan hukumannya dengan alasan menyesal. Untuk mempertimbangkannya dalam putusan, Jon Sarman Saragih, selaku hakim ketua majelis menunda persidangan hingga sepekan.

Penulis: ay. Editor: gun.