Fri 22 Mar 2019
Menyambut HUT Hetanews.com ke 5, kami membuka peluang terhadap jurnalis-jurnalis muda (usia 21-31) untuk bergabung dengan kami di seluruh wilayah Sumatra Utara (Sumut).
Kirim lamaran dan CV ke alamat Redaksi di Jalan Narumonda Atas No 47, Pematangsiantar-21124, Tel (0622-5893825) HP: 082167489093 (Reni)/ 082274362246 (Tommy Simanjuntak) atau Email: redaksihetanews@gmail.com. Pengumuman ini berlaku dari 7 Maret sampai 7 April 2019. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

ESDM Yakin Target PNBP Minerba 2019 Rp 40 Triliun Tercapai

Bambang Gatot soal PNBP Minerba

Jakarta, hetanews.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, pencapaian Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor pertambangan mineral dan batubara (minerba) 2018 melebihi target 156 persen. Realisasi PNBP dari sektor minerba 2018 mencapai Rp 50 triliun.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Bambang Gatot, mengatakan realisasi PNBP lebih tinggi 156 persen dari target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018 sebesar Rp 32,1 triliun.

"PNBP saya kira ini jadi berita, dari target Rp 32,1 triliun jadi Rp 50 triliun," kata Bambang, di Kantor Direktorat Jenderal Minerba, Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (9/1).

Menurut Bambang, perolehan PNBP sektor minerba akan semakin besar setelah E-PNBP diterapkan. Dia pun optimistis target PNBP 2019 sebesar Rp 40 triliun tercapai seperti yang terjadi pada 2018. "Dengan ada E-PNBP akan lebih banyak. Target kita Rp 40 triliun mudah-mudahan tercapai," ujarnya.

Bambang mengungkapkan, pencapaian PNBP sektor minerba tahun lalu menandakan semakin meningkatnya kepatuhan perusahaan memenuhi kewajibannya. Selain itu, juga harga komoditas tambang yang baik pada 2018.

"Harga masih tinggi itu mudah-mudah menjadikan kita menolong perusahaan mencapai targetnya," tandasnya.

Adapun porsi pencapaian PNBP 2018 Rp 50 triliun terdiri dari, royalti Rp 29,8 triliun, penjualan hasi tambang Rp 19,3 triiun, iuran tetap Rp 0,5 triliun dan jasa informasi Rp 0,4 triliun.

sumber: merdeka.com

Editor: sella.