HETANEWS

Sering Transaksi Sabu, Dua Warga Tanah Jawa Diancam 9 Tahun

Dua terdakwa disidang PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun,hetanews.com- Hendra alias Jembrong (42), penduduk Afdeling XII, Nagori Bah Jambi II, Kecamatan Tanah Jawa dan Jul Efery alias Feri (32), warga Kampung Baru, Nagori Balimbingan, Kecamatan  Tanah Jawa, Kabupaten  Simalungun, masing-masing dituntut 9 tahun, denda Rp.1 Miliar, subsider 3 bulan penjara.

Ancaman  hukuman itu, dibacakan jaksa Doniel Ferdinand, di Pengadilan Negeri Simalungun, Selasa (8/1/2019). Keduanya dipersalahkan jaksa, melanggar pasal 114 (1) UU RI.No.35/2009 tentang narkotika.             

Kedua terdakwa, ditangkap anggota  Polsek Tanah Jawa, pada Selasa, 12 Juni 2018, pukul 20.30 WIB, lalu, di Kampung Baru, Nagori  Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa, Simalungun. Informasi diterima petugas, keduanya sering bertransaksi narkotika.

Sebelumnya, terdakwa Hendra alias Jembrong, sering  memesan sabu dari Jul Efery  sebanyak 1 hingga 2 gram seharga 1-2 juta. Sabu yang dibeli Hendra  sebanyak 2 gram dengan harga Rp 2,1 juta, dibagi menjadi 24 paket dan dijual dengan harga Rp 100 ribu per paket.     

Sedangkan Jul Fery belanja sabu  dari Ucok Gondrong (DPO) warga jalan Singosari Siantar, sebanyak 2 gram seharga Rp.1,8 juta. Setelah ditangkap saat bertransaksi, keduanya dibawa ke Polres Simalungun bersama barang bukti.                   

Didampingi pengacara, Antoni Sumihar Purba, kedua terdakwa secara lisan memohon kepada majelis hakim, yang diketuai Rozyanti, agar hukumannya diringankan.

Untuk pembacaan putusan, persidangan dibantu panitera, P Saragih, ditunda hingga sepekan.

Penulis: ay. Editor: gun.