HETANEWS

Setelah Adukan Mantan Suami, Anaknya Dititipkan

Saksi korban bersama suami kedua dan kakek saat menjalani persidangan. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Salah satu hakim anggota Justiar Ronald, SH., mengatakan jika saksi korban /pelapor, Rini sebagai ibu yang tidak bertanggungjawab. Hal itu diungkapkan hakim dalam persidangan, Selasa (8/1/2019).

Pasalnya, saksi korban Rini setelah bercerai dengan terdakwa Sumardi alias Miswan (39), menerima hak asuh atas anak mereka bernama Rizky Kesuma Ramadhan. Tapi faktanya, setelah menikah dengan pria lain, anak terebut malah dititipkan pada kakeknya.

Hal ini terungkap di persidangan siang itu, saat mendengarkan keterangan saksi-saksi yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Roziyanti, SH. Rini mengaku sudah hampir satu tahun anak tersebut dititipkan pada kakeknya.

"Sudah satu tahun Pak, karena sekolahnya jauh dari rumah saya," katanya di persidangan. 

Hakim terus mencecar saksi dengan berbagai pertanyaan, dan saksi hanya terdiam karena bingung tidak tahu harus menjelaskan apa.

Rini melaporkan terdakwa Sumardi mantan suaminya dengan alasan tidak memberikan nafkah kepada anaknya seperti yang tertera dalam salinan putusan perceraian mereka. Seharusnya terdakwa membiayai anaknya sebesar Rp500 ribu/bulan, tapi hal itu tidak dilakukan terdakwa.

Jaksa Julita Nababan, SH., menjerat terdakwa dengan Pasal 49 huruf a UU RI No.23/2004 tentang KDRT. Warga Huta Silindungi I, Kecamatan Dolok Batu Nanggar dalam perkara ini berstatus tahanan kota.

Faktanya, terdakwa memiliki sejumlah bukti transfer ke rekening Rini sebagai nafkah untuk anaknya, walau tidak pernah mengatakannya/memberitahukannya. Justru saksi sebagai ibu setelah menikah lagi telah menelantarkan anaknya. 

Penulis: ay. Editor: anto.