HETANEWS

Pemko Tanjungbalai, Rujuk Gadis Penderita Infeksi Usus ke RSUD Adam Malik

Fitriani saat menjalani perawatan di RSUD Tanjungbalai. (foto/ferry)

Tanjungbalai,hetanews.com- Fitriani (19), siswi  kelas 2 Aliyah di Gubahan, Kota Tanjungbalai, warga Gang Sate, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai, sebelumnya divonis menderita infeksi usus dan diare yang berkepanjangan, akhirnya dirujuk ke RSUD Adam Malik Medan, Minggu (6/1/2019) malam.

Hal ini dibenarkan Kadis Kesehatan, Burhanuddin Harahap saat dikonfirmasi terkait penanganan Fitriani.  

Berdasarakan diagnosis RSUD Dr. Tengku Mansyur Tanjungbalai, Fitriani sebelumnya dikabarkan menderita gizi buruk, namun dari hasil diagnosa lanjutan RSUD Dr. Tengku Mansyur, Fitriani menderita Colitis Ulserated (peradangan kronis pada usus besar dan rektum). Hasil keterangan pihak Rumah Sakit, bahwa Fitriani mengalami mencret 5-6 hari dalam 3 bulan terakhir, sariawan, berat badan yang menurun hingga 26 Kg, mual, muntah, kaki oedem, tidak mampu berdiri dan lemah. 

Untuk hal tersebut, pihak RSUD Dr. Tengku Mansyur memberikan terapi dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Adam Malik Medan, jelas Kadis Kesehatan, Burhannuddin Harahap.

Fitriani yang merupakan anak kedua dari 7 bersaudara, pasangan dari Sri Rahayu (44) dan Masdar (57). Berdasarakan keterangan ibundanya, Sri Rahayu, menjelaskan, sebelumnya Fitri sehat – sehat aja, beraktifitas ke sekolah. Namun, pada bulan September 2018, dia demam tinggi dan pusing berkepanjangan. Langsung saya bawa berobat ke Puskesmas Pulo Simardan, tuturnya.

Disarankan dirujuk ke RSUD Tengku Mansyur Kota Tanjungbalai. Selama 12 hari ditangani medis dan dikatakan  mengalami infeksi usus dan diare. 

Kadis Kesehatan, Burhanuddin Harahap mengatakan, Pemko Tanjungbalai melalui Camat Datuk Bandar Timur, Waris Tholib bersama Bidan dari Puskesmas Pulo Simardan, telah menjenguk dan bertemu dengan Fitriani dan keluarga. Dan juga memberikan bantuan kepada keluarga.

Pihaknya juga mengajak pihak keluarga untuk membawa Fitriani kembali dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Tengku Mansyur, guna mendapatkan pelayanan medis yang lebih baik dan akan mengupayakan rujukan ke Rumah Sakit yang lebih baik di Kota Medan. 

Niat baik Pemko Tanjungbalai pun ditanggapi positif oleh pihak keluarga dan akhirnya Fitriani dibawa kembali ke RSUD Dr. Tengku Mansyur Tanjungbalai dan selanjutnya kembali dirujuk ke RSUD Adam Malik, guna mendapatkan penanganan yang lebih intensif dan optimal.

Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial saat dikonfirmasi mengatakan, Pemko Tanjungbalai akan berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi Fitriani. Hingga tadi malam, saya mendapat informasi dari Kadis Kesehatan, Dirut RSUD Dr. Tengku Mansyur dan Camat Datuk Bandar Timur, bahwa Fitriani sudah dirujuk ke RSUD Adam Malik di Medan, katanya. 

Insya Allah, ananda Fitriani mendapatkan pengobatan yang maksimal. Kesehatan Fitriani juga semakin baik dan sehat. Kepada keluarga tetap sabar, ikhlas dan semangat menjaga Fitriani saat perawatannya. Saya pribadi, tentunya berdoa buat kesembuhan dan kesehatan Fitriani, semoga dapat kembali beraktifitas seperti biasanya dan kembali bersekolah, harap Wali Kota.

Saya juga menghimbau kepada Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) terkait, mulai dari Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum, Puskesmas, Camat, Lurah, Kepala Lingkungan dan Dinas terkait lainnya untuk terus meningkatkan pelayanannya terutama penanganan Kasus seperti yang dialami Fitriani. 

Saya juga akan merencanakan menggalakkan semangat "Gerakan Peduli Sesama (GPS). Kegiatan ini diharapkan akan melakukan sinergitas dalam melakukan pengecekan dan pantauan di wilayah tempat tinggalnya. Jika ada ditemukan warga yang mengalami kasus serupa dan kasus lainnya langsung direspon dan ditangani terlebih dahulu baik dipuskesmas atau langsung dibawa Ke Rumah Sakit Umum Daerah setempat, sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat langsung diatasi, ujar Wali Kota.  

Salah satu program GPS yang akan dilakukan yakni, pemberian asupan makanan tambahan bergizi kepada warga melalui Posyandu, pengecekan kesehatan di Puskesmas dan meminta warga untuk langsung memberikan informasi, jika ada keluarga atau warga yang mengalami gizi buruk dengan langsung berkoordinasi ke Kepala Lingkungan, Lurah, Camat, petugas Puskesmas tempat tinggalnya maupun dinas terkait lainnya, sehingga dapat langsung ditangani dengan cepat, sebut Wali Kota. 

Sebelum dirujuk Ke RSUD Adam Malik, Camat didampingi Bidan Puskesmas mewakili Pemko Tanjungbalai, telah menjenguk Fitriani, dirumahnya dan memberikan bantuan berupa beras dan roti. 

Penulis: ferry. Editor: gun.