HETANEWS

Paripurna DPRD Sergai ‘Diganggu’ Demo Mahasiswa

Saat demo damai berlangsung. (foto/sutrisno)

Sergai,hetanews.com- Rapat paripurna istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), dalam rangka memperingati HUT ke-15 Kabupaten Sergai, diwarnai aksi damai mahasiswa, yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Sergai, di halaman kantor DPRD setempat, Senin (7/1/2019).

Koordinator Aksi, Gunawan Bakti dalam orasinya, mengatakan, kegiatan ini merupakan aksi damai dalam memperingati HUT ke-15 Kabupaten Sergai, dengan menyampaikan beberapa pernyataan sikap. Diantaranya meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk datang ke Kabupaten Sergai, dalam menindak lanjuti dugaan korupsi dana Bansos Tahun 2009.

Kami juga meminta DPRD Kabupaten Sergai agar memanggil Kepala Dinas PUPR dan kontraktor dalam pelaksanaan peningkatan ruas jalan Melati II dan Sukasari yang terindikasi mark up dan tidak sesuai dengan RAB dalam pelaksanaan tersebut, kata  Gunawan.

Ditambahkan Bagus Fasla, mereka meminta agar diusut tuntas pengadaan peta demografi desa yang diduga fiktif oleh dinas PMD, di setiap desa di Kabupaten Sergai.

Kepada pihak penegak hukum (Kepolisian dan Kejaksaan) untuk tidak tebang pilih dan agar menindak lanjuti laporan masyarakat terkait Dana Desa dan Alokasi Dana Desa, katanya.

Mahasiswa menilai HUT yang ke-15 Kabupaten Sergai mendapatkan raport merah. Menurut pantauan wartawan, puluhan mahasiswa membubarkan diri dengan tertib dan damai yang juga dikawal ketat tim gabungan baik dari Polres Sergai dan Satpol-PP.

Penulis: sutrisno. Editor: gun.