HETANEWS

Ulang Tahun ke-91, Mooryati Soedibyo Raih Rekor MURI

Jakarta, hetanews.com-Mooryati Soedibyo, salah satu pencetus ide ajang bergengsi Puteri Indonesia baru saja berulang tahun yang ke-91 pada 5 Januari 2019. Perempuan kelahiran Surakarta itu mendapat kado istimewa, berupa penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Selain menggelar malam syukuran hari ulang tahun, Mooryati juga dinobatkan sebagai Produser Film Tertua di Indonesia, bahkan di Dunia versi MURI, yang dipersembahkan langsung oleh Pendirinya, Jaya Suprana.

Sebelumnya, Mooryati Soedibyo pernah memproduksi film berjudul 'Sultan Agung; Tahta, Perjuangan dan Cinta' serta mendirikan Mooryati Soedibyo Cinema atau MSC.

"Penganugerahan ini bukan hanya nasional tapi dunia. MURI telah melakukan penelitian, Ibu Mooryati adalah produser film tertua di dunia," kata Jaya Suprana Senin, 7 Januari 2019.

Saat merayakan ulang tahunnya yang ke-91 tahun, Mooryati Soedibyo mengutarakan agar anak-anak muda mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki.

"Untuk mencapai prestasi yang baik mengembangkan potensi yang dimiliki negara ini, semisal hasil alamnya, anak-anak muda jangan cepat patah semangat. Harus struggle," ucap Mooryati.

Dia berperan besar di balik aneka produk kecantikan Mustika Ratu, yang sampai saat ini sudah ekspor ke 20 negara, seperti Rusia, Belanda, Jepang, Afrika Selatan, sampai negara-negara Timur Tengah.

Pada perayaan ulang tahunnya ke-91 tahun, pendiri PT Mustika Ratu Tbk yang juga pendiri Yayasan Puteri Indonesia itu mengatakan bahwa kaum milenial sejatinya memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Indonesia merupakan negeri kaya sumber daya alam dan diperlukan anak-anak muda yang yang memiliki kemampuan.

Saat pemberian gelar MURI, pendiri Mustika Ratu itu juga memberi tahukan rahasia awet muda yang dimilikinya. 

"Selain berolahraga, sejak muda hingga sekarang ini, saya rajin minum jamu," ungkapnya Mooryati.

Perayaan ulang tahun pemilik Mustika Ratu ini, juga dihadiri, diantaranya, Menteri Perhubungan, Budi Karya, Mantan Wakil Presiden Indonesia ke-6 periode, Tri Sutrisno, aktris kawakan Christine Hakim.

sumber: viva.co.id

Editor: sella.