HETANEWS

Mas Kawin Sandal Jepit Dibayar Tunai

Foto: Facebook Berita Kebumen/Nabila Safira Yuriztya

Jawa tengah, hetanews.com - Pengantin di Kebumen menikah dengan mahar sepasang sandal jepit. Foto dan video pernikahan mereka viral di media sosial dan jadi perbincangan netizen.

Dalam video yang beredar, terlihat kedua mempelai mengapit salah seorang pria lanjut usia, yang diduga adalah wali salah satu mempelai. Mereka menunjukkan maskawin berupa sandal jepit Swallow dalam bingkai kaca dengan pigura warna emas.

Di dalam pigura itu tertulis nama kedua mempelai, Budi-Julia.Pernikahan itu berlangsung pada Sabtu (29/12) pukul 7.30 WIB di kediaman mempelai wanita di Desa Sumberadi, Kecamatan Somalangu, Kebumen, Jawa Tengah.

Salah satu unsur yang tidak luput dari suatu pernikahan adalah maskawin. Banyak orang memikirkan maskawin apa yang akan digunakan dalam momen sakral itu. Tak jarang, banyak orang kemudian memilih maskawin yang unik atau yang sangat mewah sekalian, demi menjadikan kesan tersendiri.

Beberapa pernikahan sempat viral karena maskawin yang tak biasa, mulai dari menggunakan burung Lovebird hingga mobil mewah dan emas batangan. Namun, beda hal dengan yang dilakukan oleh seorang pria yang diketahui berasal dari Kebumen ini.

Tidak ada maskawin mewah seperti pernikahan-pernikahan yang viral lainnya, mempelai itu justru menggunakan sepasang sandal jepit sebagai maskawinnya. Pernikahan dengan maskawin sandal jepit Swallow itu pun menjadi viral di media sosial.

Diketahui bahwa kabar tersebut dibagikan di sebuah grup Facebook oleh pemilik akun Nabilla Safira Yuriztya. Unggahan tersebut sontak menarik perhatian sebagian besar warganet. Bahkan hingga kini, unggahan tersebut telah dibagikan 602 kali dan mendapat like atau emoticon lebih dari 4000.

Dalam unggahan tersebut, terlihat kedua mempelai mengapit salah seorang pria berumur, yang diduga adalah wali salah satu mempelai. Mereka menunjukkan maskawin berupa sandal jepit Swallow yang dalam bingkai kaca dengan pigura warna emas. Di dalam pigura itu tertulis nama kedua mempelai, Budi-Julia

."Kebumen, sabtu 29 desember 2018 Alhamdulillah sah dengan mahar sepasang sandal swallowS semoga sakinah mawaddah warohmah Julia dan Budi," tulis Nabila Safira Yuriztya. Ia juga menambahkan Julia Warasta dalam unggahan tersebut, yang tidak lain adalah mempelai pria.

Tidak dijelaskan secara detail tentang waktu dan tempat berlangsungnya akad nikah tersebut. Namun dari komentar salah seorang warganet, pernikahan tersebut dilangsungkan di kediaman mempelai wanita di Desa Sumberadi, Kecamatan Somalungu, Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (29/12), sekitar pukul 07.30 WIB.

Unggahan tersebut lebih-kurang mendapat komentar hingga hampir 400 komentar. Dari jumlah itu, ternyata ada yang mendukung dan juga sebaliknya. Seperti yang ditulis oleh pemilik akun Princhen Hawke.

Menurutnya, maskawin pernikahan haruslah yang istimewa, sebab wanita adalah perhiasan dunia."Aneh2 bae (Aneh-aneh saja)... Wanita perhiasan dunia/lelaki..kasih dong se istimewa mungkin...," tulisnya.

Pemilik akun Irfan Fadl juga menuliskan komentar yang serupa. Menurutnya, maskawin yang digunakan (sepasang sandal jepit) memanglah unik, tetapi ia mengibaratkan menikah adalah membeli anak yang telah dirawat orang tua sejak kecil, sehingga maskawin pernikahan harusnya yang lebih berharga.

"Memang unik tp sepertinya tidak pantas, Menikah kan ibarat membeli seorang anak untuk dijadikan istri dari orang tuanya. Udah dirawat dr kecil sampe besar keluar banyak masa cuma Sandal Swallow?" tulisnya.

Meski demikian, banyak juga warganet yang tidak mempermasalahkan dan mendukung hal itu."Mas kawin 1 rupiah sah,,,, sarahane gede ya ra papa ubo rampen tergantung sing due hajat ,sah sah bae sandal sepasang wong sing wadon trima koh (Mas kawin 1 rupiah sah,,,, seserahan besar ya tidak apa-apa, ubo rampen atau piranti ritual pernikahan tergantung yang punya hajat ,sah-sah saja sepasang sandal toh mempelai perempuan terima kok)," tulis Aris Setiawan."Melambangkan kesederhanaan dan slalu mensyukuri yg ada, kece juga," tulis Solikhatun.

sumber: kumparan.com

Editor: sella.