HETANEWS

Sering Pusing dan Lemas Saat Diet? Ini 4 Penyebabnya

Diet merupakan salah satu cara untuk mengurangi berat badan.Namun, sebagian besar orang yang menjalani diet tidak tahu tanda-tanda yang menunjukkan apa yang disampaikan tubuh. Biasanya kepala pusing dan tubuh lemas.

Kurangnya kecukupan nutirisi merupakan salah satunya. Seperti diketahui nutrisi merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi keseimbangan fungsi organ. Nah, ini beberapa penyebab sering pusing dan lemas saat diet. Apa saja?Berikut ulasannya:

  • Coba Hitung Kalori

Merasa pusing dan lelah dalam diet mungkin merupakan tanda bahwa Anda tidak mengonsumsi cukup kalori. Ketika Anda tidak menerima cukup, tubuh akan beralih ke simpanan glikogen dan lemak untuk energi, tetapi akhirnya simpanan ini juga akan habis. Seiring waktu, diet yang sangat rendah kalori dapat membuat Anda dilanda pusing, lelah, lapar dan lemah.

  • Gula Darah yang Kelewat Rendah

Jika Anda melewatkan makan atau tidak mengonsumsi cukup karbohidrat, itu dapat menyebabkan hipoglikemia atau gula darah rendah. Bila gula darah turun di bawah 70 miligram per desiliter, itu dapat menyebabkan pusing, kelelahan, sakit kepala, lemah, cemas, dan peningkatan detak jantung.Hindari hipoglikemia dengan makan lima atau enam porsi kecil sepanjang hari alih-alih tiga porsi besar. Pilih karbohidrat kompleks seperti biji-bijian, gandum dan kacang-kacangan dibandingkan roti putih dan makanan yang manis-manis.Fix,

  • Kurang Minum Air Putih

Tubuh terdiri dari sekitar 60 persen air. Saat Anda tidak minum cukup air saat diet, itu bisa membuat Anda merasa lelah dan pusing. Kekurangan air juga dapat menyebabkan sakit kepala, kram otot, mulut kering dan rasa haus yang meningkat.Apalagi kalau Anda juga berolahraga saat berdiet, minum air menjadi lebih penting karena Anda pun kehilangan air lebih banyak melalui keringat.

  • Kemungkinan Lainnya

Ketika menjalani diet baru, tubuh akan beradaptasi dengan gaya hidup yang baru dan bisa saja rasa pusing serta lelah menghampiri Anda. Jika Anda menyesuaikan asupan kalori masih dalam batas normal dan cukup mengonsumsi air putih tapi masih merasa pusing, ada baiknya untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter. Ini guna mencegah berkembangnya kondisi serius yang mungkin saja muncul dalam tubuh Anda.

sumber: kumparan.com

Editor: sella.