HETANEWS

Kasus Narkoba Meningkat di Tanjungbalai, 313 Kasus selama 2018

Press rilia akhir tahun 2018 Polres Tanjungbalai. (foto/ferry)

Tanjungbalai, hetanews.com -
Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai melaksanakan konfrensi pers akhir Tahun 2018 kepada wartawan di Aula Pesat Gatra Mapolres, Senin (31/12).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakapolres Kompol Edi Bona Sinaga, Para Kabag,  Kasat dan Kapolsek sejajaran.

Dalam paparannya,  Kapolres menyampaikan bahwa jumlah tindak pidana narkoba pada tahun 2018 meningkat yakni 313 kasus dan 280 kasus di tahun 2017.

Dengan perincian di tahun 2017 barang bukti sabu  yang disita 5.858.08 gram meningkat drastis 29.830.42 gram pada tahun 2018.
Sementara barang bukti ganja sebanyak 36.697.08 gram, menurun pada tahun sebelumnya seberat 2.105.86 gram.

Demikian juga barang bukti ekstasi 1.385 butir menurun 743 butir,  sementara obat palsu 103 butir menurun 93 butir.

" Jumlah barang bukti sabu meningkat sebesar 400 persen dibanding tahun 2017," ujar Kapolres.

Untuk kasus kriminal pada Satuan Reserse Kriminal umum mengalami penurunan, yakni pada tahun 2017 sebanyak 265 kasus menurun menjadi 175 kasus pada tahun 2018.

Dalam Satuan Polisi Perairan, terjadi kenaikan kasus yakni 8 kasus pada 2017 meningkat menjadi 18 kasus pada tahun 2018 meliputi kasus pelayaran,  pengrusakan,  pembajakan dan pencurian masing-masing satu kasus,  ke-imigrasian dan laka laut 3 kasus sementara kasus penganiayaan,  perikanan, pembakaran kapal dan narkoba sebanyak 2 kasus.

Sedangkan untuk Satuan Lalu Lintas, juga terjadi peningkatan Laka lantas dengan kasus 45 kasus pada 2018 dan 35 kasus di tahun 2017.

"Sementara jumlah tilang juga menurun dari 3.386 menjadi 2.969 tilang, namun surat teguran meningkat dari 4.567 menjadi 4.759 berbentuk surat teguran,"  jelasnya.

Dalam paparannya, Kapolres menyampaikan  kepada seluruh instansi terkait dalam melakukan  pencegahan narkotika agar membuat suatu terobosan untuk mencegah atau meminimalisir angka penyalahgunaan narkotika di Tanjungbalai.

Prestasi dalam ungkap kasus narkoba, sejajaran Polres Polda Sumut (kecuali Polrestabes Medan)  bahwa Polres Tanjungbalai mendapatkan rangking tertinggi dalam penanganan dan pengungkapan kasus narkotika, ujar Kapolres.

Kapolres menegaskan agar instansi terkait dan stake holder agar ikut serta dalam memerangi penyalahgunaan narkotika, sehingga dapat menurunkan angka baik pengedar maupun  penyalahgunaan narkotika.

Selain itu,  Kapolres juga menyampaikan  bahwa pada tahun 2019 kedepannya Polres Tanjungbalai akan lebih eksis dalam hal memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Penulis: ferry. Editor: bt.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.