HETANEWS.COM

3 Mafia Ubah Surat Tanah, Begini Modus Operandinya

Kapolda Sumut menyaksikan salah seorang tersangka saat menjelaskan modus operandi yang mereka lakukan. (foto/adr)

Medan, hetanews.com - Merubah surat tanah kantor Kepala Pertanahan Kota Medan, tiga mafia tanah ditangkap Subdit II Hardabangtah/Ditreskrimum Polda Sumut. 

"Ketiga tersangka berinisial A (53) seorang advokat, TA (57) dan TI (60). Sedangkan korbannya adalah Kantor Pertahanan Kota Medan," ujar Kapolda Sumut, Irjen. Pol. Agus Andrianto kepada wartawan, Rabu (26/12/2018). 

Adapun modus operandi yang dilakukan para pelaku, lanjut Agus Andrianto, adalah dengan merobah isi surat Kepala Kantor Pertanahan Kota Medan nomor: 589/12.71-300/VI/2016, tanggal 15 Juni 2016, dengan isi 'Grand Sultan' No. 254, 255, 256, 258 dan yang belum ditindak lanjuti, diubah menjadi Grand Sultan No. 254,255,256,258, dan 259 yang telah terdaftar di kantor Pertanahan Kota Medan. 

"Jadi yang mengubah itu adalah tersangka A, sedangkan tersangka TA memberikan keterangan dalam suarat kuasa terkait Grand Sultan No. 254 dan 258, namun tidak pernah melihat asli fisik Grand Sultan. Kemudian, tersangka TI, memberikan keterangan dalam suarat kuasa terkait Grand Sultan No. 254 dan 258, namun tidak pernah melihat asli fisik Grand Sultan," jelasnya. 

Selain ketiga tersangka, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti surat-surat dan memeriksa 8 orang saksi. 

"Para tersangka dijerat dengan Pasal 263 ayat 1 dan ayat 2 KUHPidana tentang Pemalsuan Surat," tegasnya.

Penulis: adr. Editor: anto.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!