HETANEWS

Di Sebagian Wilayah Parapat Air PDAM Mati

Kantor Unit Pelayanan PDAM Tirta Lihou Parapat. (foto/pranoto)

Simalungun, hetanews.com - Pelanggan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Lihou yang bermukim di Jalan Josep Sinaga dan Jalan Merdeka, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, mengeluhkan tidak stabilnya layanan air bersih.

Hal ini terjadi sejak dua pekan belakangan. Warga menemukan keran air di rumah dalam keadaan mati pada siang hari. Air hanya hidup pada malam hari.

Keadaan tersebut menyulitkan warga untuk memperoleh air bersih sebagai kebutuhan pokok, apalagi saat ini tengah dalam suasana Natal dan menjelang Tahun Baru 2019.

R. Sitio warga setempat, kepada hetanews.com mengatakan, air yang kerap mati berdampak terhadap aktivitasnya dalam dua minggu belakangan.

"Kita membutuhkan air siang hari, tapi kerannya mati. Tiga hari ini kalau malam hidup, sekarang sudah mati lagi," ujarnya.

Sementara itu, Unit Pelayanan PDAM Tirta Lihou Parapat, tampak tertutup. Tak satu pun petugas terlihat di lokasi kantor.

Direktur Teknik PDAM Tirta Lihou, Idris Purba menjelaskan, terganggunya aliran air di wilayah tersebut dikarenakan dampak musibah longsor yang terjadi beberapa waktu lalu dan tengah dalam perbaikan.

"Kita tengah melakukan upaya pemulihan saluran pipa air hari ini. Jumat lalu, saya juga ke lokasi perbaikan," katanya.

Namun Idris tidak menjelaskan secara detail lokasi yang dimaksud. Sambungnya, ia akan menurunkan tim ke lokasi matinya air untuk peninjauan serta perbaikan.

"Terima kasih atas informasinya, saya akan menurunkan tim ke lokasi untuk segera melakukan perbaikan," pungkasnya.

Penulis: pranoto. Editor: anto.