Sat 23 Mar 2019
Menyambut HUT Hetanews.com ke 5, kami membuka peluang terhadap jurnalis-jurnalis muda (usia 21-31) untuk bergabung dengan kami di seluruh wilayah Sumatra Utara (Sumut).
Kirim lamaran dan CV ke alamat Redaksi di Jalan Narumonda Atas No 47, Pematangsiantar-21124, Tel (0622-5893825) HP: 082167489093 (Reni)/ 082274362246 (Tommy Simanjuntak) atau Email: redaksihetanews@gmail.com. Pengumuman ini berlaku dari 7 Maret sampai 7 April 2019. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Bejat…Pria Ini Perkosa Dua Putri Kandungnya masih di Bawah Umur

SS (38), diduga pelaku pencabulan terhadap dua anak kandungnya saat diamankan petugas, Sabtu (22/12/2018). (foto/hza)

Siantar,hetanews.com- Pelaku SS (38), alami luka lebam di wajahnya, pasca dianiaya warga yang juga tetangganya, di Jalan Bola Kaki, Gang Rukun, Kelurahan Banjar, Kecamatan  Siantar Barat, Sabtu (22/12/2018), pukul 10.00 WIB.

"Tersangka (SS) diduga mencabuli dua anak kandungnya yang masih di bawah umur. Warga yang mengetahui kelakuan bejat tersangka, langsung mendatanginya, masuk kedalam rumahnya dan memukuli tersangka yang sedang sarapan," beber Kasubbag Humas Polres Siantar, Iptu Resbon Gultom.

Kata Resbon lagi, perbuatan tersangka sudah dilaporkan oleh ibu korban, Jaleha Lubis dengan Laporan Polisi Nomor ; LP/ 537/XII/2018/ SU/ Str, tanggal 22 Desember 2018.

Dua korban nafsu bejat tersebut, yakni, berinisial MSS (15) dan MH (14) yang masih duduk di bangku sekolah.

"Perbuatan tersangka terbongkar, pada Rabu (19/12/2018), pukul 19.00 WIB, ketika korban MH, dimarahi dan dipukul oleh tersangka, karena sering bolos sekolah," beber Resbon kepada wartawan.

"Korban tak terima dipukul dan mengatakan, kupenjarakan kau nanti, karena udah kau perkosa aku," ujar Resbon Gultom, senada dengan keterangan korban kepada pihak Kepolisian.

Tak hanya sampai disitu saja, kelakuan bejat tersangka, juga telah diketahui oleh Saulina Lubis yang merupakan bibik korban.

"Saulina Lubis yang berstatus sebagai saksi, mengajak saksi lain, yakni, Farida dan korban ke rumahnya. Tak berapa lama kemudian, ibu korban datang ke rumah Saulina Lubis dan kedua korban menceritakan perbuatan ayah kandungnya yang telah memperkosa kedua korban, sejak bulan Maret 2018 sampai Oktober 2018," pungkas Resbon.

Penulis: hza. Editor: gun.