HETANEWS

Dua Warga Cacat dan Kurang Mampu, akan Masuk Daftar Tunggu BPNT

Sejumlah warga yang tidak terdaftar sebagai penerima BPNT di Kota Siantar, batal menggelar unjuk rasa, di Kantor DPRD Siantar, Selasa (18/12/2018) siang. (foto/gee)

Siantar,hetanews.com- Rusliana br Tindaon dan Robert Jeffrison Silaban, warga Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara, tidak masuk dalam data penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kota Siantar.

Dua warga yang mengalami kondisi cacat fisik ini, mengeluh. Sebab mereka sebelumnya pernah menerima bantuan sosial. Keduanya memohon kepada pemerintah agar dimasukkan sebagai penerima BPNT.

Lurah Bane, Sahat Marulitua Saragih, menuturkan, kedua orang warga yang tidak mampu secara ekonomi itu sebelumnya memang sudah pernah menjadi penerima bantuan sosial. 

"Kebijakan kami sebagai lurah hanya memberikan surat keterangan tidak mampu, kami tidak bisa mengusulkan," ujar Sahat, ditemui di warung, depan kantor Lurah Bane, Rabu (19/12/2018) siang.

Menurut Marulitua, pihaknya sudah mengusulkan beberapa nama warga yang kurang mampu, sebagai penerima BPNT. Nama - nama tersebut masuk dalam daftar tunggu. 

Pengusulan nama-nama tersebut dilakukan pihak Kelurahan Bane, dua kali dalam satu tahun melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). 

Lurah Bane ini menuturkan, tidak terdaftarnya kedua warga itu diakibatkan pendataan baru yang dilakukan oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). 

Untuk saat ini, tercatat sebanyak 289 penerima BPNT di Kelurahan Bane. 

Baca juga: Penyandang Disabilitas Ini Curhat Sambil Nangis, Berharap Terima BPNT

"Waktu relawan yang megang, kacau balau ini (data penerima BPNT). Tugas orang itunya mengganti. Kita Muskel, yang diundang kan RT. Dan RT gak ada membawakan namanya. Gak ada dibawakan RT dia, dia udah pindah," katanya menjelaskan.

Sahat menjelaskan, Muskel yang berlangsung pada bulan Mei 2019 nanti, pihaknya berjanji akan mendaftarkan kedua warga tersebut sebagai penerima BPNT. 

Itu pun, kata lurah, pihaknya akan memasukkan nama keduanya dalam daftar tunggu. Sebab, kuota penerima BPNT di Kelurahan Bane belum ada penambahan. Untuk saat ini, daftar tunggu penerima bantuan ada kisaran 100 warga yang tidak mampu.

"Daftar tunggu, belum terus dapat, tapi mana yang lebih layak itu yang kita naikkan, itu pun harus dari RT-nya," ujarnya mengakhiri. 

Penulis: gee. Editor: gun.