HETANEWS

Untuk Sementara, Biaya yang Terpakai untuk Tugu Sang Naualuh Senilai Rp.500 Juta

Musa Silalahi saat diwawancarai oleh awak media, di Balaikota Siantar. (foto/gee)

Siantar,hetanews.com- Pemko Siantar telah melakukan penghentian kontrak dan kegiatan pembangunan tugu Sang Naualuh, di Lapangan Adam Malik.

Dengan itu, dilakukan penghitungan berdasarkan progres proyek yang telah dikerjakan. 

Sejauh ini, penghitungan berdasarkan proyek yang telah dikerjakan itu telah dilakukan. Fisik terdiri dari bangunan pondasi, di Lapangan H Adam Malik dan sejumlah materil yang sudah dirangkai dan ditempakan di kota Medan.

PPK dari Dinas PUPR, Pendi Jhon Musa Silalahi, mengatakan, untuk saat ini jumlah biaya yang telah dihitung terhadap pembangunan pondasi tugu Sang Naualuh Damanik senilai Rp. 500 Juta.

"Yang disini (Siantar) yang dihitung. Ada 30 persen dari pagu anggaran sekitar Rp.500 Juta. Ada beberapa material di Kota Medan, ini masih dihitung ulang. Yang di Medan belum semua dihitung,"kata Musa, Selasa (18/12/2018).

Pagu anggaran yang diperuntukan untuk pembangunan tugu Sang Naualuh, di Lapangan Adam Malik senilai Rp. 1,7 Milyar. Anggaran kegiatan itu bersumber dari APBD TA 2018. 

Musa mengatakan, pembayaran kepada penyedia, dalam hal ini CV. Askonas Konstruksi Utama, dilakukan secara langsung oleh Pemko Siantar kepada penyedia. "Dibayarkan dengan pembayaran biasa,"imbuhnya.

Disinggung mengenai punishment dan fakta integritas, pada perjanjian kontrak yang dilakukan Dinas PUPR selaku dinas pengguna anggaran dan CV Askonas Konstruksi Utama, Musa tidak memberi penjelasan.

Baca juga: Pindahkan Tugu Sang Naualuh, Wali Kota Hefriansyah Dituding 'Mengadu Domba'

"Kalau punishment dan fakta integritas, itu kan urusan PPK yang lain, kalau saya hanya pembangunan tugu," kata Pendi Jhon Musa Silalahi

Berita sebelumnya, Plt Kadis PUPR, Jhonson Tambunan, mengaku telah menandatangani surat penghentian kontrak kerja dan kegiatan pembangunan tugu Sang Naualuh Damanik, di Lapangan Adam Malik. 

Surat tersebut sudah disampaikan ke CV. Askonas Konstruksi Utama, selaku pihak penyedia (kontraktor). Sementara, Dinas PUPR adalah dinas penyelenggara kegiatan pembangunan Tugu Sang Naualuh.

"Sudah disampaikan suratnya, sudah diteken. Lagi dihitung sekarang," ucap Jhonson.

Penulis: gee. Editor: gun.