HETANEWS

Terdakwa Pembegal Supir Go Car Dibui 3,5 Tahun Bui

Terdakwa Ren digiring petugas usai dibui 3,5 tahun. (foto/ay)

Simalungun,hetanews.com- Terdakwa anak, Ren (17), warga Huta II, Nagori Tanjung Hataran, Kecamatan Bandar Huluan, dibui 3,5 tahun.

Vonis tersebut, diucapkan hakim tunggal dalam  sistem peradilan anak, Justiar Ronald, di PN Simalungun, Selasa (18/12/2018). 

Sebelumnya, jaksa Christianto Situmorang, menuntutnya dengan pidana penjara  selama 4 tahun.

Ren dinyatakan terbukti bersalah, melanggar pasal 365 (2) ke-1 KUH Pidana Jo pasal 53 (1) KUH Pidana Jo  UU No.11/2012 tentang Sistem Peradilan Anak. 

Ren terbukti melakukan pembegalan terhadap saksi korban, Esron Hasudungan Napitu, supir Go Car. Perbuatan begal itu, sudah direncanakan terdakwa Ren dengan Legianto (DPO) yang sebelumnya menonton YouTube begal, lalu merencanakannya. 

Dengan cara, terdakwa anak memasang aplikasi Go Car dan memesan dari Suzuya, Jalan Sutomo Siantar menuju kampungnya. Dengan biaya Rp.239.000, pada Senin, 12 November 2018, pukul 23.00 WIB, lalu. 

Setibanya di lokasi kuburan dan areal sawit yang sudah disepakati terdakwa dan Legian, mereka pura - pura turun karena jalan tanjakan. Lalu terdakwa anak yang duduk di belakang supir, langsung mengeluarkan pisau dari dalam tasnya. Pisau ditusukkan ke bagian leher, dan korban menangkis dengan tangannya.     

Baca juga: Terdakwa Anak Pembegal Go Car Diancam 4 Tahun Bui

Karena mendapat perlawanan dari korban, terdakwa anak lari ke arah kampung.

Korban pun meninggalkan mobilnya, mencari pertolongan kepada saksi Iwan. Korban dapat diselamatkan dan terdakwa ditangkap, di kampungnya.       

Didampingi ibu dan Bapas dari LP serta pengacara, Kencana Tarigan SH, terdakwa menyatakan menerima hukuman itu.

Penulis: ay. Editor: gun.