HETANEWS

Tragis! Petugas Pemadam Kebakaran Malaysia Tewas Dipukuli Massa

Muhammad Adib Mohd Kassim (Channel News Asia)

Kuala Lumpur, hetanews.com - Seorang petugas pemadam kebakaran di Malaysia yang luka parah usai dipukuli massa saat menjalankan tugasnya, meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit setempat. Petugas pemadam kebakaran ini dipukuli massa saat berupaya memadamkan kendaraan yang terbakar di dekat lokasi kerusuhan. 

Petugas pemadam bernama Muhammad Adib Mohd Kassim (24) ini dipukuli sejumlah orang saat terjadi kerusuhan di dekat Kuil Sri Maha Mariamman, Sanfield, Subang Jaya, pada 27 November lalu. Kerusuhan dipicu oleh penolakan rencana relokasi kuil Hindu tersebut. Saat itu, Muhammad Adib menjadi bagian dari operasi pemadaman kendaraan-kendaraan yang dibakar di dekat lokasi kerusuhan. 

Selasa (18/12/2018), Muhammad Adib dinyatakan meninggal dunia pada Senin (17/12) malam sekitar 21.41 waktu setempat, setelah beberapa hari dirawat di Institut Jantung Nasional (IJN).

Keluarga Muhammad Adib ada di sisinya ketika dia menghembuskan napas terakhir di rumah sakit. 

Menteri Urusan Perumahan dan Pemerintahan Daerah, Zuraida Kamaruddin mengatakan kepada wartawan setempat bahwa jenazah Muhammad Adib akan dibawa ke Stasiun Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Hang Tuah di Kuala Lumpur pada Selasa (18/12) untuk mengikuti seremoni penghormatan terakhir.

Selanjutnya, jenazah Muhammad Adib akan dibawa ke kampung halamannya di Kedah untuk dimakamkan. "Semoga Allah memberkahi jiwanya dan menempatkannya di antara orang saleh," ucap Menteri Zuraida dalam pernyataannya.

Muhammad Adib awalnya dirawat di unit perawatan intensif di Ramsay Sime Darby Medical Centre di Subang Jaya sebelum dipindahkan ke IJN. Laporan sebelumnya menyebut Muhammad Adib dalam kondisi stabil di rumah sakit dan tidak membutuhkan bantuan alat penyokong kehidupan untuk jantungnya.

Namun pada Minggu (16/12) waktu setempat, tiba-tiba kondisinya memburuk. IJN melaporkan bahwa Muhammad Adib mengalami penurunan fungsi paru-paru dalam 24 jam terakhir sebelum meninggal dunia. Hasil pemeriksaan mengungkapkan adanya pertanda konsolidasi dan pengerasan jaringan paru-paru yang membuat pertukaran gas tidak berjalan efektif. 

Yang semakin menyedihkan, Muhammad Adib seharusnya menikah dengan kekasihnya pada bulan ini. 

Terkait kasus ini, otoritas Malaysia tengah menyelidikinya atas delik pembunuhan. Wakil Kepala Kepolisian Selangor, Abdul Rashid Abdul Wahab, menyatakan kematian Muhammad Adib diselidiki di bawah pasal 302 Undang-undang (UU) Pidana yang mengatur soal pembunuhan. Tidak diketahui pasti apakah sudah ada tersangka yang ditangkap terkait kasus ini. Sebelumnya, kasus Muhammad Adib ini diselidiki sebagai kasus percobaan pembunuhan di pasal 307 UU Pidana.

"Saya menegaskan keyakinan saya pada kemampuan Kepolisian Diraja Malaysia dan Jaksa Agung dalam melakukan penyelidikan atas kasus ini. Jika terbukti bahwa ada elemen tindak kriminal yang terlibat, saya harap pelaku kriminal yang bertanggung jawab bisa segera diadili dan menerima hukuman terberat atas tindakan tidak manusiawi ini," tegas Kepala Menteri Selangor, Amirudin Shari, dalam pernyataannya.

sumber: detik.com

Editor: sella.