HETANEWS.COM

Wali Kota: Lestarikan Budaya Gotong Royong di Tebingtinggi

Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan, dalam rangka meresmikan bulan bakti gotong royong masyarakat (BBGRM) Kota Tebingtinggi ke 15 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 46 yang dipusatkan, di lingkungan 3, kelurahan Karya Jaya, kecamatan Rambutan, Jumat (14/12/2018), ditandai pelepasan balon. (foto/aguswan)

Tebingtinggi,hetanews.com- Budaya gotong royong sudah hampir menipis. Untuk itu, mari kita tumbuh kembang serta lestarikan,walau sejalan pesatnya perkembangan ilmu dan tehnologi, di era pembangunan.

Namun budaya leluhur bangsa gotong royong, harus kita pupuk dan bina, termasuk membina pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK), dalam bangun kota tercinta, Tebingtinggi.

Hal itu disampaikan Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan, dalam rangka meresmikan bulan bakti gotong royong masyarakat (BBGRM) Kota Tebingtinggi ke 15 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 46 yang dipusatkan, di lingkungan 3, kelurahan Karya Jaya, kecamatan Rambutan, Jumat (14/12/2018).

Tampak hadir, unsur Forkopimda, diantaranya Mayor Robert Sinaga mewakili Dandim 0204 DS, SKPD, para camat, lurah, unsur TNI dari Koramil 13, Polres, pengurus PKK, tokoh masyarakat serta undangan. Puncak acara ditandai doa dan pelepasan balon berhadiah ke udara.

Wali Kota tampak menyerahkan piagam penghargaan kepada beberapa warga yang diwakili Mariono yang rela menghibahkan sebagian tanahnya untuk buat jalan dari jalan buntu, lingkungan 3 Karya Jaya, menembus jalan provinsi, Ir H juanda, sepanjang 150 meter.

Disamping itu, Wali Kota juga menyerahkan bantuan   seperangkat alat olah raga, alat - alat gotong royong, 2 ekor lembu dan kambing kepada warga untuk dikembang biakkan.

Umar Zunaidi yang meninjau acara gotong royong, sangat berterimakasih kepada warga dalam lestarikan gotong royong.

Kata Wali Kota, dia telah menginstruksikan ke seluruh jajaran Pemko, baik kelurahan maupun kecamatan serta SKPD agvr dalam seminggu dilaksanakan gotong royong, di lingkungan kantor masing – masing.

Penulis: aguswan. Editor: gun.