HETANEWS.COM

Jual Sabu pada Polisi, Warga Tapian Dolok Ini Divonis 7 Tahun Bui

Terdakwa Ari Wiranata Hutasuhut alias Ari saat mengikuti jalannya sidang di PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun,hetanews.com- Ari Wiranata Hutasuhut alias Ari (24), divonis 7 tahun, denda Rp1 Milyar subsider 3  bulan penjara, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (13/12/2018). 

Putusan majelis hakim, Roziyanti, Justiar Ronald,   dan Mince Ginting itu, konform dengan tuntutan jaksa,  Fransiska Sitorus.

Hakim  dan jaksa, sepakat mempersalahkan  terdakwa dengan pasal 124 (1) UU RI No.35/2009 tentang Narkotika. Terdakwa terbukti menjual sabu kepada polisi yang menyaru sebagai pembeli.

Berdasarkan kesaksian anggota Polres Simalungun, Jeleno Hutagaol, Andi Nainggolan dan Donald  Tobing, mengatakan, menangkap terdakwa Wiranata Hutasuhut alias Ari, pada Rabu, 30 Mei 2018, lalu.

Petugas yang sudah mendapatkan informasi tentang terdakwa, sebagai penjual sabu, lalu dengan teknik under cover buy, berhasil menjebak dan mengamankan terdakwa.

Warga jalan Nangka Purbasari, Kecamatan Tapian Dolok ini, ditangkap  di Gang Cebol.

Jeleno Hutagaol, anggota Polisi yang menyaru sebagai pembeli, memesan 1/2 gram sabu seharga Rp.500 ribu kepada terdakwa.

Lalu terdakwa membeli sabu dari Able (DPO). Usai mendapatkan sabu, terdakwa menghubungi Jeleno dan sepakat bertemu, di Gang Cebol.      

Saksi datang bersama rekannya, Andi Nainggolan, Donald Tobing, dan Marudut Nababan. Terdakwa langsung diamankan, bersama barang bukti sabu dari tangannya, seberat 0,26 gram. Terdakwa dalam persidangan, didampingi pengacara, Antoni Sumihar Purba dari Posbakum PN Simalungun.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan