Tue 26 Mar 2019
Menyambut HUT Hetanews.com ke 5, kami membuka peluang terhadap jurnalis-jurnalis muda (usia 21-31) untuk bergabung dengan kami di seluruh wilayah Sumatra Utara (Sumut).
Kirim lamaran dan CV ke alamat Redaksi di Jalan Narumonda Atas No 47, Pematangsiantar-21124, Tel (0622-5893825) HP: 082167489093 (Reni)/ 082274362246 (Tommy Simanjuntak) atau Email: redaksihetanews@gmail.com. Pengumuman ini berlaku dari 7 Maret sampai 7 April 2019. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Pria Buat Onar di Acara Natal Mahasiswa di Medan Ngaku Anak Profesor

Pria pembuat onar di acara Natal mahasiswa di USU, Medan. (foto/david)

Medan, hetanews.com – Pria yang membuat onar saat acara Natal di Medan, mengaku anak seorang profesor. Ia juga sempat mengaku staf di Universitas Sumatera Utara (USU).

“Aku anak Profesor Subhilhar aku anak Profesor Subhilhar, kenapa haaa!” teriak pria yang membuat onar di acara Natal Etnomusikologi USU, Jalan Universitas, Selasa (11/12).

Profesor Subhilhar diketahui seorang guru besar di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) USU dan pernah menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Rektor USU periode 2015-2016.

Baca juga: Pria Ngaku Staf USU Buat Onar di Acara Natal Mahasiswa di Medan, Bawa Balok dan Memaki

Seorang  Alumnnus USU yang hadir dalam acara, Erick SP menuturkan bahwasanya anak dosen tersebut melakukan ancaman kepada mahasiswa yang  merayakan natal  untuk di DO (Drop Out), dan melontar makian serta mengajak mahasiswa duel. Dia mengaku terusik dengan adanya kegiatan natal tersebut.

Anak dosen tersebut mengklaim bahwa rumah dinas  yang ditempatinya adalah milik pribadinya dengan membawa bawa nama orang tua nya Prof. Subhilhar, ujar Erick.

Sebelumnya, pria mengaku anak seorang profesor mendatangi acara Natal Etnomusikologi yang dihadiri mahasiswa dan mayarakat. Sembari membawa sebuah balok (kayu), ia mengancam membubarkan acara.

Tak hanya itu, aksi brutal pria tersebut juga dengan melampar kendaraan yang terparkir dilokasi.

Ia yang sempat mengaku staf di Universitas Sumatera Utara juga mendorong salah seorang mahasiswa bernama Fristian Richard Tobing yang mencoba menanyakan maksud buat onar. Pascakejadian membuat Fristian harus dilarikan ke RS di USU.

Penulis: david. Editor: bt.