HETANEWS

Proyek Tugu Terhenti, Komisi III DPRD Siantar Belum Bertindak

Pembangunan tugu Raja Sang Naualuh Damanik, di Lapangan H Adam Malik Siantar. (foto/gee)

Siantar,hetanews.com- Surat penghentian kontrak kerja dan pembangunan tugu Sang Naualuh, yang ditujukan ke CV Askonas Konstruksi Utama oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menimbulkan tanda tanya. 

Komisi III DPRD Siantar diminta sikapi persoalan penghentian kontrak dan pembangunan tugu Sang Naualuh tersebut. Pasalnya, Komisi III DPRD Siantar, merupakan mitra kerja Dinas PUPR selaku penyelenggara kegiatan.

Sekretaris Komisi III DPRD Siantar, Frengki Boy Saragih, mengakui hal itu. Menurut dia, DPRD Siantar adalah lembaga yang berfungsi mengawasi pembangunan tugu senilai Rp.13 Milyar tersebut.

"Sebenarnya harus, ada rencana memanggil Dinas PUPR, karena itu mitra kerja kita. DPRD fungsinya kan pengawasan, masa kita lihat pengerjaannya berhenti kita diam,"kata Frengki, Selasa (11/12/2018).

Dengan itu, Frengki berharap anggota Komisi III DPRD Siantar, tanggap merespon situasi ini, dengan rencana memangil Dinas PUPR untuk mengetahui persoalan tersebut. 

"Kita kait kan ini ke persoalan proyek secara umum. Ini adalah persoalan proyek yang pengerjaannya dari APBD 2018. Jangan dikait kaitkan ke persoalan lain, profesional lah,"ujarnya.

Baca juga: Surat Penghentian Kontrak Pembangunan Tugu Raja Sang Naualuh Diduga Bermasalah

Dikonfirmasi terpisah, Maurits Siahaan, Anggota Komisi III berpendapat berbeda. Menurut Maurits, awal penempatan tugu tersebut sudah melanggar perda. Karena lapangan H Adam Malik, kata dia,  peruntukannya untuk acara keagamaan dan acara hari - hari besar.

Masih kata Anggota DPRD dari Fraksi Demokrat ini, bila Pemko memaksaka pembangunan tugu tersebut, di lapangan H. Adam Malik, maka Perda peruntukannya harus dirobah. 

"Yang lebih strategis penempatan pembagunan tugu tersebut adalah di lokasi taman bunga, karena perda peruntukannya adalah untuk tata ruang hijau dan perdanya tidak perlu dirobah atau tidak melanggar," tulis Maurits, melalui pesan WhatsApp.

Hingga saat ini, Pemko Siantar belum menindaklanjuti pembangunan tugu Sang Naualuh. 

Terakhir kalinya, Pemko Siantar menghentikan kontrak kerja dan pembangunan tugu Sang Naualuh, di Lapangan Adam Malik dengan CV Askonas Konstruksi Utama. Pembangunan pondasi dan pelataran tugu telah dianggarkan dari APBD TA 2018.

Penulis: gee. Editor: gun.