Samosir,hetanews.com- Objek wisata Batu Hoda, yang terletak di kecamatan Simanindo, kabupaten Samosir, terpantau sepi, Minggu (9/12/2018), sekitar pukul 15.40 WIB. 

Diduga masyarakat masih trauma pasca tragedi Kapal Motor Penumpang (KMP) Sinar Bangun yang karam, pada bulan Juni 2018, lalu, hingga membuat pengunjung wisatawan dari luar Samosir masih enggan berkunjung.

Padahal, lokasi objek wisata ini sangatlah bagus bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktunya berakhir pekan dan bersantai ria. 

Karena lokasinya nyaman dan bagus untuk berselfi ria bersama teman atau keluaraga. Dan lokasi parkir kendaraan roda dua dan empat juga sangat luas. Begitu juga area bibir pantai, sangat bersahabat untuk anak - anak.  

Fasilitas objek wisata Batu Hoda, bagi pengunjung yang berselfi ria yang berada di pinggir perairan air Danau Toba. (foto/stm)

Petugas retribusi, Wendi Situmeang ketika dikonfirmasi, di lokasi Batu Hoda, Minggu (9/12/2018), mengatakan, karcis permainan, rata-rata hanya sepuluh karcis saja yang terjual.

Dan hari Minggu ini, jumlah pengunjung hanya mencapai 100 orang saja. Karcis masuk Rp. 14.000/orang, karcis mobil Rp. 10.000, roda dua Rp. 5.000, karcis kebin tree Rp. 15.000/orang untuk 4 rumah pohon yang dinaiki oleh pengunjung, jelasnya.

Lanjut Wendi, dia baru mulai bekerja di objek wisata itu.  

“Baru lima bulan bang dan jumlah karyawan kita, ada empat orang. Tiga orang laki – laki dan satu orang perempuan. Golongan orang yang datang kemari campur, ada juga rombongan keluarga yang bawa anak-anak dan remaja yang bawa pacarnya sambil ber foto - foto dengan fasilitas yang ada di objek wisata ini, ujarnya.