Mon 17 Dec 2018

Miliki 1.000 Butir Ekstasi, 1 Perempuan dan 4 Pria Divonis Bervariasi

Kelima terdakwa di persidangan. (foto/dian)

Medan,hetanews.com- Lima terdakwa narkotika jenis ekstasi, tampak lesu divonis berbeda oleh Ketua Majelis Hakim, Masrul.

Kelimanya dinyatakan bersalah, lantaran menjadi kurir 1.000 butir pil ekstasi, dalam persidangan yang digelar di ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (6/12/2018).

Dalam berkas terpisah, dua terdakwa masing-masing, Mahidin divonis 14 tahun, dan Alinur 13 tahun penjara. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penunut Umum (JPU),  B Tindaon yang menuntut 17 tahun penjara.

Sedangkan tiga terdakwa lainnya, masing-masing Anggis Syahdila divonis 9 tahun, Bagus Try Wahyono divonis 10 tahun dan Yosi Gunarso divonis 9 tahun penjara.

Vonis ketiganya juga lebih ringan dari tuntutan jaksa, yang semula menuntut masing-masing terdakwa selama 13 tahun penjara.

"Kelima terdakwa juga diharuskan membayar denda Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan,"pungkas Majelis Hakim.

Menanggapi vonis tersebut, baik kelima terdakwa maupun JPU kompak menyatakan pikir-pikir.

Sebelumnya, dalam dakwaan yang dibacakan JPU, pada 20 Maret 2018, sekira pukul 09.30 WIB, lalu, di Jalan Marindal I Pasar 5, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, terdakwa Anggis Syahdila dihubungi melalui HP oleh terdakwa Bagus Try Wahyono. 

Bagus mendapatkan nomor HP Anggis dari terdakwa Yosi Gunarsa. Dari Bagus dan Anggis terjadilah transaksi, bahwa terdakwa Anggis dapat menyediakan pil ekstasi dengan harga Rp95 ribu per butir.

Kemudian, Anggis menghubungi terdakwa Alinur, jika ada yang memesan ekstasi sebanyak 1.000 butir. Lalu oleh Alinur, menyuruh Anggis untuk menjemput pesanan 1.000 butir pil ekstasi tersebut, di Hotel Sumatera, Jalan SM Raja Medan.

Di dalam kamar nomor 116, Alinur menyerahkan 12 bungkus plastik bening tembus pandang berisikan narkoba warna hijau tanpa logo kepada Bagus.

Setelah sepakat, terdakwa Yosi Gunarsa dan Bagus, kemudian menuju Komplek Tasbi 2 yang akan diketemukan dengan pembelinya. Lalu kedua terdakwa tersebut, menyerahkan 1.000 butir pil ekstasi kepada 3 orang pembeli yang ternyata anggota Ditresnarkoba Poldasu.

Ketiga polisi yang menyamar itu, kemudian melakukan penangkapan terhadap Yosi Gunarsa dan Bagus Try Wahyono. Dari hasil pengembangan yang dilakukan, polisi akhirnya menangkap Alinur, Mahidin dan Anggis. Sementara menurut pengakuan Mahidin, jika barang haram tersebut, didapat dari Taufik dan Tapu yang masih diburon.

Penulis: dian. Editor: gun.