Mon 17 Dec 2018

Polsek Selesai Bekuk Sindikat Pencuri Lembu

Ardika Sitepu dan Rahmat S Perangin-angin, saat di Mapolsek Selesai. (foto/jufri)

Binjai,hetanews.com- Masyarakat Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat yang resah atas aksi pencurian lembu, akhirnya bisa bernafas lega, setelah Polsek Selesai, berhasil menangkap komplotan pencuri ternak warga.

Kapolres Binjai, AKBP Donald P Simanjuntak melalui Ps Kasubbag Humas, Iptu Siswanto Ginting mengatakan, bahwa Sat Reskrim Polsek Selesai sudah menangkap 2 pelaku pencuri ternak warga, sementara beberapa pelaku sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Polisi sudah menangkap 2 pelaku. Saat ini, ada 5 pelaku yang identitasnya sudah diketahui, masih diburon polisi,"kata Siswanto, Kamis (6/12/2018).

Pelaku yang sudah diringkus, kata Siswanto, yakni Ardika Sitepu alias Dika (22), warga Dusun Sugi Waras, Desa Perhiasan, Kecamatan Selesai, dan Rahmat Syukur Perangin-angin alias (46), warga Dusun 8, Desa Kau Mulgap, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat.

Mantan Kanit Intelkam Polres Binjai tersebut, menjelaskan, Dika dan Rahmat diringkus polisi saat berada di rumah, karena terlibat pencurian lembu milik Rakim (63), warga Dusun Afdeling 3, Desa Padang Cermin, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, yang terjadi pada 14 November 2018 silam.

Setelah polisi melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi, polisi pun menangkap Dika. "Pelaku sudah akui mencuri lembu korban, bersama beberapa temannya," sebut Siswanto.

Para pelaku, tambah Siswanto, mencuri lembu tersebut pada pagi hari, dengan cara melepas kawat yang ada di dinding kayu dan melepas kayu satu per satu, agar lembu bisa dikeluarkan.

"Usai mengeluarkan lembu tersebut, para pelaku menitipkannya kepada teman mereka di daerah Namu Terasi, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat," ungkapnya.

Selain terlibat pencurian lembu bersama Dika, ternyata Rahmat juga mencuri lembu milik Nurmanto (57), di Dusun Sencaki, Desa Padang Cermin, Kecamatan Selesai, yang diikatnya di pohon jati, di belakang rumahnya.

Bunga papan yang dikirimkan masyarakat ke Polsek Selesai. (foto/jufri)

Ketika akan membawa lembunya ke ladang, Nurmanto setengah mati, karena lembunya sudah hilang. Korban berusaha mencari dan menanyakan tetangganya. Namun, tak satupun warga yang melihat.

Tidak berselang lama, Nurmanto mendapat kabar dari Samsuri, kalau lembunya dibawa oleh Rahmat, bersama seorang yang tak dikenalnya.

"Samsuri saat itu sedang mencari rumput di areal perkebunan sawit milik PT LNK dan melihat Rahmat bersama temannya naik sepeda motor menarik lembu,"kata Siswanto.

Ketika polisi menangkap Rahmat, dia mengakui, mencuri lembu Nurmanto itu. Akan tetapi, pelaku menyembunyikan  lembu itu di dalam parit bekas korekan alat berat PT LNK.

"Pelaku menyembunyikan lembu itu, karena kelelahan usai menarik lembu dari rumah korban dan pelaku istirahat, di rumahnya," ujarnya.

Saat kembali, Rahmat melihat kerumunan warga berkumpul di lokasi penyembunyian lembu itu. Pelaku memilih melarikan diri dan sembunyi di rumahnya.

"Pelaku memang sudah berancana akan mencuri lembu, tapi pelaku tidak tahu, lembu siapa yang mau dicuri," sebut Siswanto dan menambahkan, para pelaku disangkakan melanggar pasal 363 ayat 1 huruf ke 1e, 4e dan 5e KUHPidana dengan ancaman 5 tahun penjara.

Setelah polisi mengungkap kasus dan menangkap pencuri lembu tersebut, masyarakat Kecamatan Selesai, sangat senang.

Masyarakat mengungkapkannya dengan mengirimkan dan memajang papan bunga, bertuliskan ucapan terimakasih kepada Polsek Selesai yang sudah berhasil mengungkap kasus yang meresahkan masyarakat itu.

Penulis: jufri. Editor: gun.