Mon 17 Dec 2018

Beli Sabu untuk Dijual, Warga Siantar Diadili PN Simalungun

Terdakwa Brekele disidang PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun,hetanews.com- Sarel alias Brekele (41), warga jalan Singosari, gang Sadum, kelurahan Bantan, kecamatan Siantar Barat, diadili di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (6/12/2018). 

Brekele ditangkap di rumah kontrakannya, di jalan Takut-takut Sembiring, gang Pulo Gumba, pada Sabtu, 14 Juli 2018, lalu.

Sempat berusaha kabur, namun terdakwa berhasil ditangkap anggota Satnarkoba Polres Simalungun, Parlin Saragih, Andi Nainggolan dan Fernando Nababan.

Penangkapan terdakwa berdasarkan petunjuk dari Okto Pirngadi Simarmata yang lebih dulu ditangkap. Okto ditangkap, setelah menjual 2 paket sabu kepada Abdul Rifai (didakwa terpisah), melalui Doni Kusuma.

Setelah ditangkap, Sarel mengaku membeli sabu dari Kamaluddin Munthe alias ayah Kamal (terpisah) seharga Rp.1.500.000.-  yang bertransaksi, di segitiga USI, jalan SM Raja Siantar.

Sabu sebanyak itu dibagi menjadi 12 paket untuk dijual kembali dan dikantongi terdakwa. Hingga sabu disita polisi dari saku celana Sarel sebanyak 10 paket atau seberat 1, 92 gram.

Tim jaksa, Hiras Afandy Silaban  dan Dedi Chandra Sihombing, menjerat terdakwa dengan pasal 112 (1) UU RI NO 35/2009 tentang narkotika. Dakwaan jaksa itu dibenarkan terdakwa, melalui pengacara dari Posbakum PN Simalungun, Antoni Sumihar Purba.

Berhubung para saksi belum datang, majelis hakim, Roziyanti, Justiar Ronald dan Mince Ginting, menunda persidangan hingga Kamis mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.